KemenPU Pasang Jembatan Bailey Percepat Proyek Sekolah Rakyat Brebes

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai memasang Jembatan Bailey sepanjang 90 meter di Desa Walahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes sejak Senin (27/4/2026). Langkah ini diambil untuk mengatasi kendala akses logistik pada proyek pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang ditargetkan selesai Juni 2026.

Kementerian PU berkolaborasi dengan BBPJN Jawa Tengah-DI Yogyakarta dan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis guna mendukung kelancaran mobilisasi material. Berdasarkan laporan finance.detik.com, progres fisik pembangunan sekolah tersebut saat ini telah mencapai angka 4 persen.

Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa penyediaan infrastruktur dasar seperti jembatan sangat vital untuk menunjang layanan pendidikan. Proyek ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam memperluas akses sekolah bagi keluarga kurang mampu.

"Kementerian PU terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk kolaborasi antar unit organisasi, diantaranya untuk mengatasi keterbatasan akses dalam mobilisasi material pembangunan. Segala daya dan upaya akan kita lakukan untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat untuk adik-adik kita, dapat selesai dengan tepat waktu, tepat kualitas dan tepat biaya," ujar Dody Hanggodo, Menteri PU.

Saat ini, pengerjaan di lapangan mencakup pengecoran abutment yang sudah mencapai 100 persen untuk titik kedua dan 75 persen pada titik pertama. Sarana pendukung berupa unit ekskavator, tandem roller, dan alat pancang telah disiagakan di lokasi pemasangan.

"Untuk mendukung percepatan pekerjaan di lapangan, sejumlah peralatan dan material telah disiapkan antara lain 2 unit excavator, 1 unit tandem roller, 2 set alat pancang, 26 batang pipa pancang baja, serta komponen Jembatan Bailey lengkap beserta tenaga kerja pemasangannya," tutur Dody Hanggodo, Menteri PU.

Dody berharap ketersediaan jembatan darurat berkapasitas 25 ton tersebut dapat menjamin proses konstruksi selesai tepat waktu sebelum tahun ajaran baru. Fokus utama kementerian tetap pada sinergi antar unit kerja demi kepentingan masyarakat luas.

"Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur prioritas melalui sinergi antar unit kerja dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat," kata Dody Hanggodo, Menteri PU.

Bupati Brebes Paramitha mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik sekolah dilakukan secara intensif mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Dilansir dari metro7.co.id, pembatasan jam operasional ini dilakukan agar tidak mengganggu waktu istirahat warga di sekitar pemukiman.

“Alhamdulillah, pengerjaan dilakukan dari jam 6 pagi sampai jam 10 malam,” ujar Paramitha, Bupati.

Pemerintah Kabupaten Brebes optimis pemasangan jembatan oleh Kementerian PU dan Pemprov Jawa Tengah akan memacu kecepatan proyek. Akses jalan yang sebelumnya menjadi hambatan utama diharapkan segera teratasi dalam waktu dekat.

“Kami pertimbangkan agar tidak terlalu mengganggu jam istirahat masyarakat. Tapi dimaksimalkan seefektif mungkin, insyaallah target Juni 2026 bisa selesai,” tegas Paramitha, Bupati.

Pihak daerah mengapresiasi bantuan infrastruktur jembatan yang diproyeksikan rampung dalam 10 hari ke depan. Kemudahan arus logistik diyakini menjadi kunci utama penggunaan sekolah pada pertengahan tahun ini.

“Insya allah dengan adanya jembatan ini, progres pembangunan bisa semakin cepat,” tambah Paramitha, Bupati.

Perwakilan Dinas PUPR Jawa Tengah turut memberikan jaminan atas optimalisasi sumber daya yang ada di lapangan. Fokus utama saat ini adalah memastikan fasilitas pendidikan tersebut siap digunakan oleh anak didik sesuai jadwal.

“Segala upaya kami kerahkan agar target tercapai dan bisa segera dimanfaatkan anak didik untuk pendidikannya,” kata Eko, Perwakilan Dinas PUPR Jawa Tengah.