Kementan-ITS perkuat hilirisasi energi dan alsintan nasional

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Surabaya (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memperkuat kolaborasi hilirisasi energi dan alat mesin pertanian (alsintan) guna mendorong kemandirian teknologi serta ketahanan pangan nasional berbasis inovasi dalam negeri.

"Karena dari sektor yang menjadi fokus utama pemerintah saat ini, ITS memiliki semua solusi yang pemerintah butuhkan," kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat menghadiri Wisuda ke-133 ITS di Surabaya, Minggu.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi negeri (PTN) dalam mempercepat transformasi pertanian menuju sistem modern.

Menurut Amran, Indonesia harus mampu mandiri dalam pengembangan teknologi pertanian sehingga tidak lagi bergantung pada impor.

Baca juga: ITS hasilkan bensin sawit efisien dukung kemandirian energi

Kolaborasi dengan ITS dinilai strategis karena kampus tersebut memiliki berbagai inovasi yang relevan dengan kebutuhan sektor pertanian dan energi.

Kementan bersama ITS sepakat memulai hilirisasi alat pertanian dan energi, di antaranya pengembangan bensin sawit (Benwit), perahu traktor listrik untuk lahan rawa, serta alat panjat kelapa Moto Climber ITS (MOCITS).

“Kami melihat inovasi nyata, mulai dari alat panjat kelapa, (perahu) traktor listrik untuk lahan rawa, hingga yang terbaru pengembangan bio-gasoline,” ujar Amran.

Mentan meninjau pameran inovasi ITS, termasuk uji coba bio-gasoline Benwit yang diketuai dosen Teknik Material dan Metalurgi ITS Prof Dr Eng Hosta Ardhyananta ST MSc.

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.