Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan skema pemanfaatan aset negara, termasuk kawasan kampus, untuk pengembangan rumah susun guna memperluas akses hunian masyarakat.
Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) mengatakan, pihaknya mempersiapkan program tersebut dengan melibatkan perguruan tinggi sejak tahap perencanaan.
“Habis (acara) ini saya ke Universitas Indonesia, bertemu dengan rektor, di asrama mahasiswa. Kita akan mempersiapkan skema untuk bagaimana aset-aset negara dalam konteks ini adalah kampus-kampus untuk bagaimana digunakan untuk misalnya, rumah susun di kampus,” kata Ara di rapat internal Kementerian PKP, Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan, mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu akan dilibatkan dalam pengembangan program tersebut, mulai dari aspek hukum, teknik, hingga pembiayaan.
Baca juga: Rumah susun ditetapkan sebagai solusi hunian warga di Kota Bogor
Menurut dia, mahasiswa hukum dapat berperan dalam penyusunan aspek legal, mahasiswa teknik sipil dan arsitektur dalam perencanaan desain dan konstruksi, serta mahasiswa ekonomi dalam penyusunan skema pembiayaan.
“Jadi saya mau melibatkan mahasiswa dan kampus dalam proses ini dari awal,” ujarnya.
Ia mengatakan, langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses hunian untuk masyarakat khususnya di lingkungan pendidikan.
"Ini menjadi langkah terobosan agar program perumahan tidak hanya bersifat pembangunan fisik, tetapi juga melibatkan ekosistem pendidikan," ungkapnya.
Baca juga: Menteri PKP dorong terobosan pembiayaan rumah susun subsidi
Ara menambahkan, pemanfaatan aset negara menjadi salah satu strategi untuk mempercepat penyediaan hunian tanpa bergantung sepenuhnya pada pembebasan lahan baru.
Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 141.000 unit rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Bekasi, secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat melalui pengembangan hunian vertikal.
Selain itu, pemerintah juga melanjutkan pembangunan sekitar 1.000 unit rumah susun di kawasan Tanah Abang, Jakarta, guna menyediakan hunian di kawasan padat perkotaan.
Baca juga: KSAU bahas pembangunan rusun untuk prajurit dengan Menteri PKP
Pewarta: Aria Ananda
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·