Harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik mengalami lonjakan setelah pemerintah mengizinkan maskapai menaikkan harga tiket. Kenaikan harga tiket berkisar antara 9 hingga 13 persen akibat peningkatan harga avtur. Pada Sabtu (13/4/2026) pukul 19.40, kenaikan harga tersebut mulai terasa bagi konsumen.
Dikutip dari Bloomberg Technoz, rute Jakarta menuju Bali untuk keberangkatan Minggu, 19 April 2026, dan kembali pada Sabtu, 25 April 2026, kini berada di rentang Rp2,8 juta hingga Rp4,1 juta. Harga tersebut melonjak tajam dibandingkan harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp1,9 juta hingga Rp2,5 juta.
Maskapai Lion Air menawarkan tiket penerbangan Jakarta-Bali seharga Rp2,8 juta, sedangkan Garuda Indonesia mematok harga Rp4,1 juta untuk perjalanan pulang pergi. Kenaikan harga juga terjadi pada rute Jakarta-Medan, yang biasanya berkisar antara Rp2,7 juta hingga Rp3,3 juta. Tiket ke Bandara Kualanamu kini dijual di harga Rp3,4 juta sampai Rp5,6 juta.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, sebelumnya telah mengumumkan bahwa pemerintah tengah berupaya menjaga agar kenaikan harga tiket pesawat tetap terjangkau. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya harga avtur yang menjadi faktor utama dalam biaya operasional maskapai.
"Untuk menjaga kenaikan harga tiket domestik agar tetap terjangkau oleh masyarakat maka pemerintah menjaga kenaikan harga tiket hanya di kisaran 9-13%" kata Airlangga Hartanto dalam Konferensi Pers terkait Kebijakan Transportasi dan BBM pada Senin (6/4/2026). Harga avtur berkontribusi sebesar 40% terhadap total biaya operasional maskapai.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·