Ketum TP PKK: Minyak Kemiri Belu unggulan ketahanan ekonomi keluarga

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (Ketum TP PKK) Tri Tito Karnavian mengatakan Minyak Kemiri produksi masyarakat Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpotensi ekspor yang dapat mendorong ketahanan ekonomi keluarga.

Untuk mewujudkan hal itu, TP PKK mengadakan pelatihan pembuatan dan pengelolaan Minyak Kunir di Rumah Jabatan Bupati Belu.

"Pelatihan ini dilakukan untuk mendukung ketahanan ekonomi keluarga. Pemerintah pusat berharap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Belu dapat meningkat melalui pengembangan berbagai potensi daerah yang dimiliki," kata Tri dalam keterangannya diterima di Jakarta, Minggu.

Dikatakannya, Kabupaten Belu dikenal dengan banyaknya produksi kemiri. Yang menariknya, karena kemiri merupakan bagian dari minyak asiri yang berpeluang menjadi produk ekspor.

Menurut dia, jika produk lokal tersebut dikembangkan, produksi minyak kemiri di Kabupaten Belu memiliki potensi ekonomi yang besar, sekaligus mampu menggerakkan ibu-ibu rumah tangga.

"Mungkin nanti ada peningkatan-peningkatan dari dinas-dinas terkait. Mudah-mudahan ibu ketua TP PKK P Kabupaten Belu bisa meminta kementerian bagaimana ini bisa dikembangkan menjadi produk lokal unggul produk PKK," ujarnya.

Baca juga: 6 manfaat minyak kemiri untuk rambut: Atasi rontok hingga bikin tebal

Menurut dia, ibu-ibu di Kabupaten Belu dapat memproduksi dan memasarkan produk minyak kemiri melalui platform media sosial.

"Salah satu sumber ekonomi keluarga, yaitu membuat minyak sendiri. Ini kalau dijual ibu-ibu Tik-Tok, pakai Tik-Tok tapi jangan sampai guling-guling di jalan ya. Ini bisa potensi mendapatkan order dari seluruh Indonesia," ujarnya.

Ia menyebut, keunikan lain dalam pengelolaan minyak kemiri di Kabupaten Belu adalah proses pembuatannya yang masih dilakukan secara organik tanpa campuran bahan kimia. Dengan cara ini, minyak kemiri memiliki berbagai manfaat, khususnya untuk perawatan rambut, seperti membuat rambut lebih sehat, subur, dan mengkilap.

“Mudah-mudahan juga unggulan untuk Kabupaten Belu. Di mana semua masyarakat mempunyai kesempatan untuk memproduksi minyak kemiri. Karena kemiri-nya gampang didapatkan, tidak usah capek-capek membeli dari luar kabupaten," kata Tri.

Dia melanjutkan, dengan memproduksi minyak kemiri, masyarakat memiliki peluang untuk memperoleh penghasilan. Meskipun tidak langsung besar, hal ini diyakini dapat menggerakkan ekonomi melalui pengembangan produk unggulan daerah di Kabupaten Belu.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan tidak hanya dilakukan oleh Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Belu saja, tapi juga kepada anak-anak kita semua, pada tetangga-tetangga dan lingkungan kita," tutupnya.

Baca juga: Berawal dari masalah rambut anak, Hadi jadi pengusaha minyak kemiri

Baca juga: Ketum TP PKK ajak para ibu bangun Indonesia bebas KDRT

Baca juga: Ketum TP PKK: Inovasi dan teknologi penting dalam pelaksanaan program

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.