Kisah Elstun Lauesen II Memulai Aksi Politik dari Koran Sekolah

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Elstun Lauesen II, seorang aktivis politik dan kritikus asal Alaska, membangun fondasi kariernya sejak tahun 1958 ketika ia menjadi editor koran sekolah saat menempuh pendidikan di North Pole.

Lauesen, yang saat itu berusia 13 tahun dan dikenal dengan nama Butch, menjadi editor kepala untuk surat kabar sekolah bernama "The Long Look" yang didirikan oleh gurunya, Dave Ray.

Edisi kedua dari koran tersebut memicu kontroversi di kalangan orang dewasa di North Pole karena memuat konten yang dinilai bermuatan politik.

Selain membahas fasilitas sekolah, koran tersebut memuat iklan kampanye dari kandidat Senat AS asal Partai Demokrat, Ernest Gruening, serta tulisan yang mendukung pemilihannya dan mengkritik lawannya dari Partai Republik, Mike Stepovich.

Hal ini memicu kemarahan dari Wali Kota North Pole saat itu, Con Miller, dan Presiden Dewan Sekolah North Pole, Jack Jenkins, hingga muncul tuntutan agar Dave Ray dipecat.

Ayah Lauesen, Elstun Sr. atau Bud, yang bekerja sebagai kepala insinyur di Pangkalan Angkatan Udara Eielson, juga dikenal sebagai seorang pencerita yang andal.

Kemampuan berpidato Bud Lauesen sempat dicatat oleh Edward Strunk dari Glennallen dalam sebuah laporan media.

"You sit down and ask him about Alaska. Two hours later, he’ll stop for breath," kata Edward Strunk, warga Glennallen.

Di sisi lain, Dave Ray selaku guru dan pendeta Baptis menekankan pentingnya keberadaan surat kabar di lingkungan sekolah.

"A good school paper is worth as much to the school as an extra teacher," ujar Dave Ray, guru sekolah North Pole.

Dalam editorialnya sendiri, Lauesen sempat menyuarakan keluhan mengenai fasilitas sekolah yang dinilainya masih memerlukan banyak perbaikan.

"We need a GYM. We need a playground level enough so a fellow can run across it without stumbling and breaking his neck in ‘7’ pieces. We feel that someone could crank up a ‘Cat’ and level off the ground. Maybe that our new appointed Trustee to the Board will read this and THINK?" tulis Elstun Lauesen II, editor The Long Look.

Iklan politik yang memicu perdebatan tersebut merupakan iklan berbayar seharga 10 dolar AS yang dikumpulkan oleh para siswa untuk membiayai produksi koran.

"Vote Straight Democratic. November 25, 1958. Paid political adv." bunyi teks iklan dari Partai Demokrat tersebut.

Koran lokal News-Miner sempat mengecam publikasi sekolah itu dan menyebutnya sebagai propaganda yang ditanamkan oleh orang dewasa kepada para siswa.

"and those of their elders who planted political propaganda in the school paper have done a great disservice to their school and to their country." tulis News-Miner dalam editorialnya.

Meskipun mendapat penolakan keras dari tokoh-tokoh lokal Partai Republik, Ernest Gruening pada akhirnya memenangkan pemilu tersebut dan tindakan para siswa dinyatakan tidak melanggar hukum.

Lauesen lulus dari Lathrop High School pada tahun 1963 dan melanjutkan perjalanannya di Amerika Serikat sebelum meninggal dunia pada usia 81 tahun.

"After graduating from Lathrop High School in 1963, Elstun traveled around the United States philosophizing," bunyi kutipan dalam obituari Elstun Lauesen II.