Kloter terakhir jamaah Embarkasi Medan berangkat ke Tanah Suci Senin

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Asrama ini merupakan titik awal keberangkatan ke Tanah Suci. Ini merupakan kawasan steril, dan calon haji tidak boleh diganggu prosesi keberangkatan ini

Medan (ANTARA) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan menerima sebanyak 234 calon haji tergabung dalam kelompok terbang (kloter) terakhir yang akan berangkat ke Tanah Suci.

"Ahlan wa sahlan (selamat datang) kami ucapkan kepada jamaah kloter terakhir ini," ucap Ketua PPIH Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus saat menerima 234 calon haji Kloter 17 Embarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara (Sumut), Ahad.

Di kloter ini, lanjut dia, terdapat 234 calon haji asal Sumut terdiri atas delapan kabupaten/kota, dengan rincian Kota Medan (202), Deli Serdang (13), Serdang Bedagai (5), Padangsidempuan (2), Tapanuli Tengah (2), Labuhanbatu (2) , Labuhanbatu Utara (1), dan Labuhanbatu Selatan (1).

"Terdapat enam petugas kloter di rombongan ini. Mereka akan menjalani proses karantina sebelum bertolak ke Arab Saudi pada Senin (11/5) dini hari nanti," katanya.

Baca juga: PPIH Medan: Calon haji pengang teguh aturan Kerajaan Arab Saudi

Zulkifli yang juga menjabat Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumut meminta, jamaah calon haji kloter terakhir ini memanfaatkan waktu dengan banyak beristirahat.

Sebab Kloter 17 Embarkasi Medan ini masuk gelombang kedua yang setiap calon haji mengenakan pakaian ihram di asrama haji, karena begitu tiba di Tanah Suci langsung melaksanakan tawaf untuk umrah wajib.

"Asrama ini merupakan titik awal keberangkatan ke Tanah Suci. Ini merupakan kawasan steril, dan calon haji tidak boleh diganggu prosesi keberangkatan ini," tutur Zulkifli.

Muhammad Said Harahap, calon haji Kloter 17 Embarkasi Medan, mengatakan dirinya berangkat menunaikan ibadah haji bersama istri Tantri Suwito.

Baca juga: PPIH Medan imbau jamaah hindari wisata kota sebelum puncak haji

Dia menjelaskan telah lama memiliki keinginan menunaikan rukun Islam terakhir di Tanah Suci dengan cara menabung untuk mendapatkan nomor porsi haji pada tahun 2013.

"Alhamdulillah, uang hasil karya fotografi itu saya tabung 13 tahun lamanya untuk berangkat haji," ujar Said yang berprofesi sebagai Dosen Fotografi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Said yang sebelumnya pernah menjadi fotografer di Surat Kabar Harian Analisa Medan ini juga turut mendoakan, khususnya di Tanah Suci, agar teman-teman sejawat bisa mengikuti jejaknya menunaikan ibadah haji.

"Rekan-rekan yang belum mendaftar haji, semoga diberikan kemudahan untuk menjadi tamu Allah di tahun-tahun berikutnya," tutur Said.

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.