KNKT Butuh 2-3 Bulan untuk Simpulkan Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Sedang Trending 44 menit yang lalu
Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono saat Rapat Kerja dan RDP dengan Komisi V di DPR RI, Senayan, Kamis (21/5/2026). Foto: YouTube/ TVR Parlemen

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono menyatakan masih membutuhkan waktu untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur yang terjadi pada April lalu.

Soerjanto mengatakan, hingga saat ini tim investigasi masih melakukan penelitian dan pengolahan sejumlah data yang berkaitan dengan insiden tersebut. Menurutnya, masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan terkait penyebab utama kecelakaan.

“Untuk ada beberapa hal yang masih kita dalam penelitian jadi untuk menyimpulkan apa yang menjadi penyebab ini masih terlalu dini lah,” kata Soerjanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5).

Ia menjelaskan, KNKT masih membutuhkan tambahan waktu untuk mengevaluasi berbagai data yang telah dikumpulkan. Selain itu, ada sejumlah data lain yang masih dicari dan diolah guna melengkapi investigasi.

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

“Kita perlu waktu lagi untuk mengevaluasi ada beberapa data yang masih kita butuhkan dan masih kita olah untuk melengkapi data-data tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan KNKT menargetkan proses investigasi dapat rampung dalam waktu dua hingga tiga bulan apabila seluruh proses berjalan lancar.

“Kita berharap kalau semuanya lancar antara dua sampai tiga bulan lah. Mudah-mudahan kita bisa ambil kesimpulan,” katanya.