Koordinator Wilayah: 53 dapur SPPG Batam tidak beroperasi

Sedang Trending 5 jam yang lalu

Batam (ANTARA) - Koordinator Wilayah SPPG Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Defri Frenaldi mengemukakan sebanyak 53 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kota itu menghentikan operasional dapur dan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sementara waktu.

Defri Frenaldi mengatakan penghentian sementara layanan tersebut terjadi karena SPPG menunggu pencairan anggaran untuk masuk ke rekening virtual account (VA) masing-masing SPPG.

Baca juga: SPPG Batam terapkan sistem pengantaran paket MBG selama Ramadhan

“Ketika anggaran di VA sudah masuk, SPPG langsung melayani kembali. Insya Allah besok sudah kembali melayani," ujar Defri saat dihubungi di Batam, Rabu.

Ia mengatakan pada awal pekan jumlah SPPG yang menghentikan operasional mencapai lebih dari 55 unit.

"Senin (8/6), jumlah yang berhenti lebih dari 55 SPPG. Sekarang yang tidak operasional tercatat 53. Artinya, sudah ada beberapa SPPG yang kembali beroperasi," katanya.

Ia mengatakan dana untuk beberapa SPPG tersebut sudah mulai masuk, sehingga pada hari ini, SPPG sudah mulai operasional kembali.

Defri menjelaskan durasi penghentian operasional berbeda-beda di setiap SPPG. Ada yang hanya berhenti selama satu hari, ada pula yang dua hari.

Sementara itu, beberapa SPPG hingga saat ini masih menunggu pencairan dana, sehingga belum dapat kembali melayani.

Berdasarkan data terbaru, dari 147 SPPG yang tersebar di Batam, sebanyak 86 unit telah beroperasi, 53 unit tidak beroperasi, dan delapan unit lainnya belum operasional karena merupakan SPPG baru.

Berdasarkan data per kecamatan, di Kecamatan Sagulung sebanyak 10 dapur tidak beroperasi, disusul Batam Kota dan Sei Beduk yang masing-masing mencatat sembilan SPPG tidak beroperasi.

Baca juga: Dinkes Batam: Ada 50 dapur MBG yang lengkapi sertifikat higienitas

Baca juga: Dinkes Batam sebut 46 dapur SPPG kantongi sertifikat higienitas

Di Kecamatan Batu Aji dan Sekupang, masing-masing terdapat enam SPPG yang tidak beroperasi. Sementara di Kecamatan Bengkong dan Nongsa masing-masing mencatat empat SPPG tidak beroperasi, sedangkan Lubuk Baja sebanyak tiga unit.

Untuk wilayah kepulauan, Kecamatan Bulang dan Belakang Padang masing-masing memiliki satu SPPG yang tidak beroperasi.

Adapun di Kecamatan Batu Ampar dan Galang, seluruh SPPG yang telah beroperasi masih berjalan normal tanpa ada penghentian layanan.

Meski masih terdapat puluhan SPPG yang belum beroperasi, pihaknya optimistis layanan akan kembali normal secara bertahap seiring masuknya dana operasional ke masing-masing dapur.

Pewarta: Amandine Nadja
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.