Jakarta (ANTARA) - Pelatih Borussia Dortmund Niko Kovac kecewa timnya dikalahkan TSG Hoffenheim dengan skor 1-2 pada laga lanjutan Liga Jerman Bundesliga 2025/2026 di Stadion PreZero Arena, Sinsheim, Jerman, Sabtu (18/4).
"Kekalahan itu sangat disayangkan, tetapi kami pantas mendapatkannya," ujar Kovac, dikutip dari laman Borussia Dortmund, Minggu.
Menurut juru taktik asal Kroasia tersebut, sejak awal pertandingan, Dortmund tidak mampu beradaptasi dengan pertandingan.
Mereka terlalu cepat kehilangan bola dan tidak cukup banyak menciptakan peluang mencetak gol di pertahanan lawan. Kovac juga mengakui Hoffenheim pantas mendapatkan penalti yang berbuah gol pertama setelah eksekusi Andrej Kramaric (42') masuk ke gawang mereka.
Baca juga: Ditaklukkan Hoffenheim, peluang Dortmund juarai liga nyaris tertutup
Baca juga: Leverkusen ditaklukkan Augsburg, Bremen telan Hamburg
"Tangan (pemain Dortmund-red) memang terlalu jauh dari badan. Jadi, saya menerima itu," tutur dia.
Pada babak kedua, Kovac menilai para pemainnya mampu memperbaiki performa dengan lebih banyak mengalirkan bola.
Hal tersebut berbuah gol penyama kedudukan yang dilesakkan penyerang Dortmund Serhou Guirassy (87'). Akan tetapi, Hoffenheim mampu menggandakan kedudukan berkat gol kedua lagi-lagi dari penalti Kramaric di ujung laga (90+8').
"Babak kedua, permainan kami membaik tetapi tetap tidak dapat membuat peluang untuk mencetak gol. Dan, dengan penalti kedua itu, kami kalah," kata Kovac.
Berdasarkan statistik Bundesliga, pada pertandingan tersebut, Dortmund sebenarnya sedikit dominan daripada Hoffenheim dengan 54 persen penguasaan bola. Akan tetapi, mereka hanya membuat dua tembakan tepat sasaran dari lima percobaan.
Sementara itu Hoffenheim dapat menciptakan empat tembakan tepat sasaran dari sembilan kali percobaan.
Pada kesempatan yang sama, bek kiri Dortmund, Daniel Svensson, juga mengutarakan kekecewaannya atas kekalahan mereka akibat dua penalti Hoffenheim.
"Tentu saja, sulit menerima kekalahan karena dua penalti. Itu memang bukan performa terbaik kami, bukan seperti cara kami seharusnya bermain," kata pemain asal Swedia itu.
Kekalahan itu membuat Dortmund hampir dipastikan tidak dapat menjuarai Liga Jerman musim ini karena mereka hanya mengoleksi 64 poin dari 30 pertandingan untuk berada di posisi kedua.
Hal itu karena Bayern Muenchen yang bertengger di puncak memiliki 12 poin lebih banyak daripada mereka (76 poin), tetapi baru menuntaskan 29 laga. Karena satu musim Bundesliga memiliki 34 pertandingan, Muenchen cuma memerlukan satu poin lagi untuk menjadi juara.
Laga ke-30 Muenchen akan tersaji pada Minggu malam WIB menghadapi VfB Stuttgart di Stadion Allianz Arena, Muenchen.
Baca juga: Leipzig ke posisi tiga setelah bungkam Frankfurt 3-1
Baca juga: Jadwal liga Jerman: Bayern jamu Stuttgart, Frankfurt vs Leipzig
Pewarta: Farras Ziyad Muhammad
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·