KRC Genk Jamu Westerlo dalam Perebutan Tiket Kompetisi Eropa

Sedang Trending 1 jam yang lalu

KRC Genk berhadapan dengan Westerlo dalam pertandingan krusial Europe Play-offs di Limburg pada Minggu, 10 Mei 2026, guna memperebutkan tiket terakhir ke kompetisi Eropa. Kedua tim yang sama-sama mengoleksi 30 poin membutuhkan kemenangan setelah hasil mengecewakan pada laga sebelumnya untuk menjaga asa di babak play-off ini.

Pertandingan diawali dengan momen emosional bagi Zakaria El Ouahdi yang menerima penghargaan Ebbenhouten Schoen sebagai pemain terbaik keturunan Afrika di liga. Pemain tersebut tampak terharu saat menerima sepatu tersebut sesaat sebelum kick-off dimulai di hadapan publik tuan rumah.

Kiper Westerlo, Jungdal, menjadi sosok sentral di awal laga dengan melakukan penyelamatan gemilang terhadap sepakan voli El Ouahdi. Dominasi Genk terus berlanjut melalui upaya sundulan Bibout, meski peluang tersebut akhirnya dianulir oleh hakim garis karena posisi offside.

Kesalahan fatal hampir dilakukan oleh Matte Smets dalam proses membangun serangan yang membuat pemain Westerlo, Ferri, berhasil merebut bola. Beruntung bagi Genk, pemain asal Spanyol tersebut terjatuh dalam duel berikutnya sehingga bola dapat diamankan oleh kiper Brughmans.

Pelatih Westerlo, Charaï, menyatakan kesiapan timnya dalam menghadapi tekanan dari tuan rumah pada laga malam ini.

"Genk memiliki sesuatu untuk dibuktikan, jadi kami mengharapkan banyak agresivitas. Tapi kami pasti bisa membalasnya," kata Charaï, pelatih Westerlo.

Perubahan susunan pemain dilakukan oleh Westerlo dengan memasukkan Bayram, Alcocer, dan Mbamba untuk menggantikan Neustadter, Lapage, dan Saito. Sementara itu, Nicky Hayen dari pihak Genk hanya melakukan satu perubahan dengan memainkan Karetsas sejak menit awal.

Nicky Hayen menekankan pentingnya peningkatan standar performa bagi seluruh elemen tim setelah kekalahan pada pekan lalu.

"Kami telah melakukan banyak diskusi minggu ini. Semua orang tahu ke mana kami ingin melangkah. Standar tersebut harus jauh lebih tinggi bagi pemain maupun staf," ujar Nicky Hayen, pelatih KRC Genk.

Pertandingan ini menjadi penentu bagi kedua tim karena kekalahan akan menutup peluang mereka untuk bersaing di papan atas Europe Play-offs. Sebelumnya, Genk menderita kekalahan dari Charleroi, sedangkan Westerlo hanya meraih satu poin setelah sempat unggul tiga gol atas OHL.