Jakarta (ANTARA) - Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Jatinegara tertahan dan mengalami keterlambatan akibat insiden kecelakaan antara Kereta CommuterLine dan Kereta Disel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin malam.
Berdasarkan pantauan di lapangan, rangkaian KRL terlihat berhenti di beberapa titik sebelum dan sesudah lokasi kejadian.
Penumpang di dalam kereta tampak menunggu tanpa kepastian waktu keberangkatan, sementara petugas terus memberikan informasi atas keterlambatan perjalanan.
Seorang pengguna KRL mengaku kereta yang ditumpanginya sempat berhenti cukup lama.
"Sudah lebih dari 35 menit tidak jalan. Karena informasinya ternyata ada kecelakaan di depan, di Stasiun Bekasi Timur," kata Nur (24) di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Senin malam.
Terlihat sebagian penumpang tampak duduk di lantai, sementara lainnya berdiri berdesakan sambil memantau informasi dari pengeras suara stasiun.
Baca juga: Tabrakan kereta, KAI fokus evakuasi penumpang di Stasiun Bekasi Timur
"Iya ini kita nunggu aja dari tadi, mau gimana lagi udah ketauan begini, kalau naik ojek online mahal karena masih jauh saya mau ke Tambun," kata Taufik (53).
Informasi awal menyebutkan kecelakaan melibatkan KRL dengan kendaraan lain di perlintasan kawasan Bekasi Timur.
Pihak sekuriti KRL mengimbau penumpang untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Penumpang juga disarankan untuk memperbarui informasi perjalanan melalui kanal resmi guna mengetahui kondisi terkini.
Petugas stasiun beberapa kali mengumumkan adanya gangguan operasional KRL lintas Bekasi–Cikarang.
Perjalanan kereta disebut mengalami keterlambatan cukup signifikan lantaran adanya insiden kecelakaan di sekitar Bekasi Timur yang berdampak pada jalur rel.
Baca juga: Basarnas kerahkan tim BSG tangani tabrakan KRL di Bekasi
"Mohon maaf atas ketidaknyamanan, saat ini perjalanan KRL mengalami keterlambatan karena adanya gangguan di lintas Bekasi Timur," demikian pengumuman yang terdengar berulang di dalam stasiun.
Kepadatan penumpang juga terlihat di area pintu masuk dan keluar stasiun. Antrean mengular di beberapa titik, terutama di akses menuju peron jalur Bekasi.
Hingga malam hari, petugas keamanan dan pelayanan stasiun tampak berjaga untuk mengatur arus penumpang serta memberikan informasi terkini. Namun, belum ada kepastian kapan perjalanan KRL akan kembali normal.
Berdasarkan informasi yang didapat, CommuterLine sedang berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur. Beberapa saat kemudian, kereta jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama dan langsung menabrak CommuterLine.
"CommuterLine mengalami hancur di bagian belakang. Kami semua langsung dievakuasi oleh petugas," kata Heri, penumpang selamat di lokasi.
Hingga pukul 21.50 WIB, petugas dan masyarakat masih melakukan evakuasi terhadap penumpang. Sejumlah penumpang yang telah dievakuasi mengalami luka-luka hingga tidak sadarkan diri.
Baca juga: KAI maksimalkan evakuasi penumpang agar DAOP 1 kembali normal
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·