Kunjungan Bank Makanan Atlanta Melonjak 70 Persen dalam Empat Tahun

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Atlanta Community Food Bank melaporkan lonjakan signifikan sebesar 70 persen pada jumlah warga yang mengunjungi jaringan dapur umum mereka dalam empat tahun terakhir akibat tekanan inflasi. Data organisasi tersebut menunjukkan bahwa satu dari enam anak di Atlanta kini menghadapi ancaman kelaparan.

Organisasi bantuan pangan ini melayani hampir 300.000 rumah tangga setiap bulan di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meluas. Perwakilan Atlanta Community Food Bank, Greg Sims, menjelaskan bahwa kenaikan biaya hidup memaksa banyak keluarga melakukan penghematan anggaran yang sulit.

"Neighbors, kids, seniors, hard-working adults that are struggling to make ends meet and afford enough food," ujar Greg Sims, perwakilan Atlanta Community Food Bank.

Sims menambahkan bahwa lonjakan 70 persen pengunjung tersebut mencakup berbagai lapisan masyarakat. Inflasi menjadi faktor utama karena keluarga cenderung memprioritaskan biaya tetap seperti sewa rumah dibandingkan anggaran belanja bulanan.

"It's easiest in budget to cut food you can't cut utilities you can't cut your rent, so what gets left off is food," kata Sims.

Menurut Sims, banyak orang tua yang terpaksa melewatkan waktu makan agar anak-anak mereka tetap bisa mendapatkan asupan gizi yang cukup. Kondisi ini menjadi pola bertahan hidup yang umum ditemukan di lapangan saat ini.

"Parents may go skip meals so kids can eat that often-common coping," lanjut Sims.

Guna mengatasi krisis tersebut, lembaga ini berpartisipasi dalam kampanye tahunan bertajuk Fight Hunger, Spark Change yang berlangsung hingga 3 Mei 2026. Program ini mengumpulkan dana melalui pembulatan transaksi belanja pelanggan di Walmart dan Sam’s Club.

"Last year's campaign generated almost 400K to support our work, which in the end, abled us to provide more than a million meals to our community," papar Sims.

Saat ini, Atlanta Community Food Bank telah menjalin kemitraan dengan sekitar 700 dapur umum di seluruh negara bagian untuk mendistribusikan bantuan. Sims menegaskan bahwa masalah kerawanan pangan dapat menimpa siapa saja tanpa memandang latar belakang sosial.

"Folks all different backgrounds are dealing with food insecurity, and you may not know it looking at a person standing next to you in the shopping aisle," jelas Sims.

Pihak organisasi menyediakan berbagai sumber daya bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan segera. Sims mengimbau warga untuk tidak ragu mengakses layanan yang telah tersedia di jaringan mereka.

"We are here for you, and we have resources available to you," pungkas Sims.

Data Statistik Bantuan Pangan AtlantaKategoriData Statistik
Rumah Tangga Terlayani per Bulan300.000 unit
Kenaikan Kunjungan (4 Tahun)70 Persen
Jumlah Anak Kelaparan1 dari 6 Anak
Mitra Dapur Umum700 Lokasi
Dana Kampanye Tahun Lalu400.000 Dolar AS