Pelatih kepala Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik setelah skuat asuhannya dipastikan gagal melaju ke babak perempat final Piala Asia 2026 di Jeddah.
Langkah Indonesia terhenti setelah menderita kekalahan 1-3 dari Jepang pada pertandingan terakhir Grup B, yang sekaligus menutup peluang Garuda Muda untuk memenuhi target pencapaian dalam turnamen tersebut, sebagaimana dilansir dari Medcom.
Kurniawan menegaskan penolakan untuk menghindari tanggung jawab atas hasil minor tersebut dan menyatakan siap menanggung konsekuensi sebagai pemimpin tim. Meski kecewa, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para pemain dan seluruh staf pendukung selama masa persiapan hingga kompetisi berakhir.
"Atas nama pribadi dan juga sebagai head coach penanggung jawab di tim ini, saya mohon maaf atas kegagalan ini," ujar Kurniawan, Pelatih Timnas Indonesia U-17.
Mantan penyerang legendaris Indonesia tersebut menekankan bahwa kerja keras yang telah ditunjukkan oleh seluruh elemen tim di belakang layar patut mendapatkan pengakuan meskipun hasil di lapangan tidak sesuai ekspektasi.
"Tapi, saya tetap berterima kasih kepada semua staf yang ada di belakang tim dan juga terima kasih atas kerja keras para pemain," lanjut Kurniawan, Pelatih Timnas Indonesia U-17.
Dalam upaya membangkitkan mentalitas pemain, pelatih berusia 49 tahun tersebut mengingatkan bahwa karier sepak bola para penggawa muda ini masih berada pada tahap awal dan memiliki ruang pengembangan yang luas di masa depan.
"Karier mereka masih panjang, saya berharap mereka tumbuh berkembang dan menjadi pemain yang akhirnya bisa berprestasi ke depannya," kata Kurniawan, Pelatih Timnas Indonesia U-17.
Kurniawan berharap pengalaman berkompetisi di level internasional ini dapat memperkuat mental dan profesionalisme para pemain dalam menghadapi tekanan pertandingan besar ke depannya.
"Ini bukan akhir segalanya. Terus berlatih dan terus menjadi pemain profesional sejati," ucap Kurniawan, Pelatih Timnas Indonesia U-17.
Visi jangka panjang dari tim kepelatihan adalah melihat para pemain lulusan U-17 ini mampu menembus skuat nasional di kelompok umur yang lebih tinggi hingga akhirnya memperkuat tim senior.
"Berharap mereka bisa tampil di tim nasional di level-level berikutnya dan pada akhirnya bisa bermain di level timnas senior," tutup Kurniawan, Pelatih Timnas Indonesia U-17.
Hasil di Piala Asia 2026 ini kini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi sistem pembinaan usia muda sepak bola nasional guna memperbaiki prestasi Indonesia di ajang internasional mendatang.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·