Kylian Mbappe dan Lionel Messi Dekati Rekor Gol Miroslav Klose

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Posisi Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia terancam oleh sejumlah pemain bintang menjelang turnamen edisi 2026 di Amerika Utara. Legenda Jerman tersebut masih memegang rekor tertinggi dengan koleksi 16 gol yang dicetak selama empat edisi turnamen antara tahun 2002 hingga 2014.

Persaingan pada Piala Dunia 2026 diprediksi akan semakin ketat seiring penerapan format baru yang melibatkan 48 tim nasional. Penambahan jumlah pertandingan secara teori memberikan peluang lebih besar bagi para penyerang untuk melampaui rekor gol yang telah bertahan selama bertahun-tahun.

Daftar Pencetak Gol Terbanyak Piala DuniaPeringkatPemainNegaraJumlah Gol
1Miroslav KloseJerman16
2Ronaldo NazarioBrasil15
3Gerd MullerJerman Barat14
4Just FontainePrancis13
5Lionel MessiArgentina13
6Kylian MbappePrancis12
7PeleBrasil12

Berdasarkan data sejarah yang dilaporkan rri.co.id, Just Fontaine mencatatkan rekor unik dengan mencetak 13 gol hanya dalam satu edisi Piala Dunia 1958 di Swedia. Sementara itu, durabilitas pemain diwakili oleh Lothar Matthaus dengan 25 penampilan, dan Essam El-Hadary sebagai pemain tertua pada usia 45 tahun.

Lionel Messi dan Kylian Mbappe menjadi kandidat terkuat yang dapat menggeser posisi Klose karena masih aktif bermain. Laporan bola.net menyebutkan skenario pertemuan antara Messi dan Cristiano Ronaldo sangat dinantikan, dengan potensi duel perempat final di Kansas pada 11 Juli 2026 atau laga final di New Jersey pada 19 Juli 2026.

Pesaing lainnya muncul dari generasi baru seperti Erling Haaland dari Norwegia dan Vinicius Junior dari Brasil yang dijagokan mendominasi papan skor. Mantan penyerang Brasil, Ronaldo Nazario, memberikan komentar singkat mengenai ketajaman striker di level tertinggi dunia.

"The Phenomenon" ujar Ronaldo Nazario, Brasil.

Istilah tersebut merujuk pada julukan legendaris miliknya saat masih aktif bermain sebelum rekor golnya dipatahkan oleh Klose pada 2014. Di sisi lain, pihak berwenang Meksiko menggunakan istilah serupa saat memberikan klarifikasi bahwa insiden penembakan di situs Teotihuacan tidak terkait dengan aktivitas kartel menjelang turnamen.