Laga ketujuh Spurs versus Thunder tentukan tiket final NBA 2025/2026

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Laga ketujuh Oklahoma City Thunder versus San Antonio Spurs pada final Wilayah Barat NBA 2026, Minggu WIB, akan menentukan satu tiket menuju final NBA 2025/2026 menghadapi New York Knicks.

Pertandingan ini menjadi puncak duel dua tim 60 kemenangan yang memaksa seri berlangsung hingga partai ketujuh setelah Spurs menang pada pertandingan keenam.

“Ini jelas pertandingan terbesar dalam hidup saya,” kata debutan Spurs Dylan Harper, dikutip dari laman resmi NBA di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Spurs paksa Thunder jalani gim ketujuh final Wilayah Barat

Baca juga: Tekuk Spurs 127-114, Thunder selangkah lagi ke final NBA

Pertandingan ketujuh tersebut mempertemukan dua kekuatan berbeda generasi, yakni Thunder sebagai juara bertahan dan Spurs yang tengah menanjak bersama bintang muda Victor Wembanyama.

Kehadiran para pemain elite seperti Shai Gilgeous-Alexander, Wembanyama, De’Aaron Fox, hingga Stephon Castle membuat laga ini menjadi salah satu duel paling dinanti pada playoff NBA musim ini.

Guard Spurs Stephon Castle menegaskan antusiasme timnya menghadapi laga hidup-mati tersebut.

“Siapa yang tidak ingin bermain di laga ketujuh?” ujar Castle

Thunder datang ke laga tersebut dengan tuntutan besar agar Gilgeous-Alexander tampil sesuai statusnya sebagai MVP.

Pada pertemuan keenam, dia hanya mencetak 15 poin dengan akurasi enam dari 18 tembakan, gagal memasukkan lima percobaan tiga poin, dan hanya mendapat tiga kesempatan lemparan bebas.

Meski performanya menurun dalam seri ini akibat pertahanan agresif Spurs, Gilgeous-Alexander menegaskan dirinya tidak akan mengubah gaya bermain.

“Banyak tembakan yang saya ambil sudah sering saya lakukan sebelumnya dan rasanya bagus. Bola itu hanya tidak masuk. Sudah terlambat untuk meninggalkan permainan saya,” kata dia.

Di kubu Spurs, sorotan tertuju pada Wembanyama yang berpeluang membawa San Antonio ke Final NBA pada musim ketiganya di liga.

Pemain berusia 22 tahun itu bangkit pada laga keenam dengan membukukan 28 poin, 10 rebound, tiga blok, dua steal, dan dua assist setelah tampil kurang maksimal pada laga sebelumnya.

Pelatih Spurs Mitch Johnson menilai perkembangan terbesar Wembanyama musim ini terletak pada kemampuannya menyerang momen penting tanpa menunggu situasi sempurna.

Menurut Johnson, pendekatan itu menjadi modal penting menghadapi atmosfer laga ketujuh pertama dalam karier sang pemain.

Thunder sedikit lebih diunggulkan karena bermain di kandang sekaligus memiliki pengalaman memenangkan dua pertandingan ketujuh musim lalu, termasuk saat mengalahkan Denver Nuggets di semifinal konferensi dan Indiana Pacers di Final NBA.

Secara historis, tim tuan rumah memenangi 117 dari 159 Gim 7 dalam sejarah playoff NBA. Namun, Gilgeous-Alexander menegaskan keuntungan bermain di kandang tidak menjamin kemenangan.

“Bermain di kandang memang menyenangkan, tetapi itu tidak berarti apa-apa. Kami harus menjadi tim yang lebih baik di lapangan atau musim kami selesai,” ujar dia.

Thunder juga menghadapi persoalan cedera setelah Ajay Mitchell dipastikan absen akibat cedera betis kanan, sementara Jalen Williams tetap belum sepenuhnya pulih dari cedera hamstring kiri.

Situasi tersebut dapat menjadi celah yang coba dimanfaatkan Spurs untuk mencuri kemenangan dan mengukir sejarah baru di babak playoff NBA 2026.

Baca juga: Knicks sapu bersih Cavaliers, melaju ke Final NBA setelah 27 tahun

Baca juga: Spurs hancurkan Thunder 103-82, Final Barat kembali imbang 2-2

Penerjemah: Aditya Ramadhan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.