Lebih dari 8 Miliar Porsi MBG Sudah Dibagikan, Baru 50 Persen Dapur yang Punya SLHS

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Jakarta -

Lebih dari delapan miliar porsi makan bergizi gratis sudah dibagikan sejak program itu dimulai Januari 2025. Data yang dihimpun Kementerian Kesehatan RI tersebut mencatat, sekitar 60 juta MBG dibagikan setiap hari kepada siswa siswi.

"Sampai hari ini yang sudah mendapat MBG selama program berlangsung kira-kira di atas delapan miliar piring," kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (12/5/2026).

Siswa siswi penerima MBG dimulai dari PAUD hingga tingkat SMA atau SMK, disusul ibu hamil dan menyusui. Saat ini total ada 27.649 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 38 provinsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari jumlah tersebut, baru 56,72 persen di antaranya yang mengantongi sertifikat laik higiene dan sanitasi (SLHS).

Badan Gizi Nasional (BGN) belakangan juga mewajibkan seluruh SPPG mengantongi SLHS sebagai syarat operasional dan demi menekan kasus keracunan pangan. Bagi SPPG yang kedapatan belum memiliki SLHS, dihentikan sementara.

Dengan total 27 ribu SPPG, BGN saat ini memiliki 27.000 kepala SPPG, 27.000 ahli gizi, 27.000 akuntan, dan 1,1 juta relawan.

Belum lama ini, pemerintah juga mengutamakan prioritas pemberian MBG agar lebih tepat sasaran, khususnya dalam dampak terkait pencegahan stunting.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat perbaikan gizi anak Indonesia sekaligus menurunkan angka stunting nasional melalui MBG.

"Sekarang sampai dua minggu ke depan, seluruh SPPG harus punya penerima manfaat 3B. Saat ini capaian kita baru sekitar 9 juta, sementara data dari Kementerian Kesehatan mencapai 22 juta sampai 26 juta," kata Nanik di Jakarta, Senin (11/5).

(naf/naf)