Sering Merasa Cepat Lelah? Bisa Jadi Tanda Fungsi Ginjal Mulai Menurun

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Ginjal berperan dalam membersihkan darah dengan membuang limbah dan cairan berlebih, yang kemudian dikeluarkan dalam bentuk urine. Organ ini juga membantu tubuh memproduksi sel darah merah dan menjaga tulang tetap kuat.

Saat fungsi ginjal menurun, beragam masalah kesehatan tubuh bisa timbul. Kenali gejala yang bisa muncul saat ginjal tak lagi bekerja dengan baik.

Apa Saja Tanda Fungsi Ginjal Mulai Menurun?

Spesialis penyakit dalam dr Rudy Kurniawan, SpPD, mengatakan, pada umumnya fungsi ginjal tidak akan langsung hilang total, tapi menurun secara bertahap, melalui stadium 1 hingga lima. Namun, di tahap awal kondisi penurunan ginjal kerap tak memicu gejala signifikan, sehingga sering tidak disadari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di tahap awal banyak pasien tidak merasakan gejala apapun, sehingga sering terdiagnosis saat sudah lanjut," kata dr Rudy kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Dikutip dari laman National Kidney Disease, selain sering tidak menunjukkan gejala, terkadang, orang mengaitkan gejala sakit ginjal dengan penyakit lain.

"Pengidap penyakit ginjal cenderung tidak mengalami gejala hingga stadium akhir, ketika ginjal mengalami kegagalan atau ketika terdapat banyak protein dalam urine. Inilah salah satu alasan mengapa hanya 10 persen pengidap penyakit ginjal kronis yang mengetahui mereka mengidapnya," kata Kepala Petugas Medis di National Kidney Foundation, Dr Joseph Vassalotti.

Kendati demikian, pembengkakan menjadi salah satu tanda fungsi ginjal yang menurun. Kondisi tersebut bisa terjadi pada kaki, pergelangan kaki, atau wajah.

"Karena ginjal tak mampu membuang cairan dan garam berlebih," ucap dr Rudy.

Selain pembengkakan, ada beberapa gejala lain yang perlu diwaspadai, yaitu:

  • Mudah lelah atau lemah
  • Nafsu makan menurun
  • Mual dan muntah
  • Kulit gatal
  • Sering buang air kecil di malam hari
  • Tekanan darah tinggi yang sulit dikontrol
  • Anemia (lemas, pucat).

Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Ketahui beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperlambat bahkan mencegah kerusakan ginjal di masa mendatang:

1. Kelola tekanan darah

Tekanan darah tinggi adalah faktor utama penyebab perkembangan penyakit ginjal. Kondisi ini bisa merusak filter ginjal dan pembuluh darah kecil.

2. Kendalikan Kadar Gula Darah

Kadar gula darah yang sedikit meningkat seringkali menandakan seseorang mengalami pradiabetes. Diabetes sendiri merupakan penyebab utama penyakit ginjal kronis, sebab paparan gula berlebih yang terus menerus merusak pembuluh darah kecil di ginjal.

3. Kurangi Berat Badan berlebih

Saat mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, tubuh harus menangani aliran darah yang lebih besar dan tekanan darah lebih tinggi dalam filter ginjal. Hal tersebut meningkatkan risiko kerusakan ginjal dalam jangka panjang.

Apa Saja yang Harus Dilakukan untuk Mengecek Kesehatan Ginjal?

Dikutip dari laman National Kidney Foundation, terdapat beberapa tes yang bisa dilakukan untuk mengecek kesehatan ginjal, di antaranya:

1. Tes Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi bisa merusak jantung dan ginjal. Kondisi ini juga bisa merusak unit penyaring kecil yang terdiri dari kumpulan pembuluh darah kecil di ginjal.

Tekanan darah di bawah 140/90 umumnya baik untuk kebanyakan orang, Namun target tekanan darah bisa bergantung pada situasi individu.

2. Tes Urine (UACR)

Tes UACR mengukur jumlah dua zat yang berbeda dalam urine, yaitu albumin (protein) dan kreatinin. Adanya sejumlah kecil albumin, dalam urine (albuminuria) bisa menjadi tanda awal penyakit ginjal. Jumlah albumin dan/atau protein lain yang teratur dalam urine (proteinuria) menunjukkan kerusakan ginjal.

3. Tes Darah (eGFR)

Tes eGFR (estimated Glomerular Filtration Rate) mengukur seberapa baik ginjal menyaring darah. Tenaga kesehatan akan mengukur kadar kreatinin darah dan melakukan perhitungan untuk mengetahui perkiraan laju filtrasi glomerulus (eGFR).


(elk/naf)