Panglima TNI menunjuk Letnan Jenderal TNI Robi Herbawan sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI yang baru pada Kamis, 7 Mei 2026. Penunjukan mantan Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Pertahanan ini bertujuan untuk memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas intelijen strategis negara.
Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait mengonfirmasi bahwa penugasan ini merupakan bagian dari regenerasi organisasi. Robi Herbawan menggantikan Letjen TNI Yudi Abrimantyo yang mundur setelah mencuatnya kasus dugaan keterlibatan anggota BAIS dalam aksi penyiraman air keras terhadap seorang aktivis.
"Benar, Letjen TNI Robi Herbawan saat ini mendapat amanah sebagai Kabais TNI. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan RI," kata Rico, kepada Kompas.com, Kamis (7/5/2026).
Rico menjelaskan bahwa reposisi ini sangat krusial bagi keberlangsungan fungsi intelijen di lingkungan militer Indonesia. Langkah tersebut diambil sebagai langkah taktis dalam merespons dinamika keamanan nasional saat ini.
"Benar, Letjen TNI Robi Herbawan saat ini mendapat amanah sebagai Kabais TNI. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan RI," kata Rico saat dihubungi, Kamis (7/5).
Selain pergantian Kabais, rotasi jabatan juga menyentuh posisi Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Letjen TNI Agus Widodo yang sebelumnya menjabat Dirjen Strategi Pertahanan Kemhan mendapat promosi untuk mengisi posisi tersebut dengan kenaikan pangkat menjadi bintang tiga.
"Benar, beliau menjadi Waka BIN," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, kepada Kompas.com, Selasa (5/5/2026).
Jabatan Dirjen Strahan Kemhan yang ditinggalkan Agus Widodo selanjutnya akan diisi oleh Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo. Penunjukan ini telah dipastikan oleh pihak Kementerian Pertahanan sebagai bagian dari rangkaian mutasi yang sama.
"(Diisi oleh) Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo," ungkap Rico.
Letjen Robi Herbawan sendiri memiliki rekam jejak panjang di bidang intelijen dan pasukan khusus. Alumnus Akademi Militer 1994 ini pernah bertugas selama 12 tahun di Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) Sat-81 Kopassus dan sempat menjadi ajudan Prabowo Subianto saat menjabat Danjen Kopassus periode 1995-1998.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·