Liam Rosenior Bantah Kabar Alejandro Garnacho Tinggalkan Chelsea

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Manajer Chelsea Liam Rosenior menepis isu terkait rencana penjualan Alejandro Garnacho pada bursa transfer musim panas mendatang demi mempertahankan stabilitas skuat. Penegasan ini muncul setelah sang pemain muda dinilai memiliki prospek cerah untuk menjadi bintang masa depan di Stamford Bridge.

Garnacho yang kini menginjak usia 21 tahun menghadapi situasi kompetitif setelah hanya mencatatkan 21 kali posisi starter dari total 39 laga di semua kompetisi. Sejak didatangkan dari Manchester United tahun lalu, kontribusi pemain sayap ini baru mencapai delapan gol dan empat assist bagi tim asal London Barat tersebut.

Performa pemain internasional Argentina ini sedang dalam tren menurun dengan hanya mencetak dua gol dalam 17 pertandingan terakhirnya sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Spekulasi kepergiannya menguat seiring rencana kedatangan Georgia Quenda dari Sporting CP dan target buruan lainnya, Iliman Ndiaye dari Everton.

"Saya mau tahu sumber laporannya," ceplos Liam Rosenior di Football.London.

Rosenior mempertanyakan akurasi informasi yang beredar mengenai masa depan anak asuhnya tersebut di tengah persiapan tim menghadapi kompetisi. Manajer berusia 41 tahun itu menyatakan bahwa rumor transfer bisa muncul dari pihak mana pun tanpa dasar yang jelas.

"Laporan-laporan ini bisa datang dari manapun," ujar Liam Rosenior.

Meski statistik golnya sedang melambat, Rosenior tetap menaruh kepercayaan tinggi pada kemampuan teknis yang dimiliki oleh Garnacho. Ia memandang usia sang pemain yang masih sangat muda sebagai faktor penting dalam proses pengembangan karier di Liga Inggris.

"Garna itu kan baru 21 tahun. Garna itu seseorang yang memiliki kualitas-kualitas istimewa ketika dia dalam situasi yang bagus dan dalam performa bagus. Dan pekerjaan saya adalah membantu dia mencapai level itu," lugas Liam Rosenior.

Saat ini Alejandro Garnacho masih memiliki komitmen jangka panjang dengan durasi kontrak yang berlaku hingga tahun 2032 mendatang. Tenaga sang pemain tetap diprioritaskan oleh jajaran kepelatihan Chelsea guna mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions untuk musim depan.