Liverpool sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Crystal Palace dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield pada Sabtu, 25 April 2026, malam WIB. Kemenangan dengan skor 3-1 ini membawa Si Merah naik ke peringkat empat klasemen sementara.
Dilansir dari Detik Sport, tuan rumah tampil mendominasi penguasaan bola sejak peluit pertama dibunyikan. Gol pembuka dilesakkan oleh Alexander Isak sebelum Andy Robertson memperlebar jarak, dan Florian Wirtz memastikan kemenangan di masa injury time.
Pertandingan diawali dengan tekanan konsisten dari skuat asuhan Liverpool. Pada menit ketujuh, Florian Wirtz mencoba melakukan penetrasi dari sisi kanan dan melepaskan tembakan kaki kiri, namun upayanya tersebut masih membentur pemain lawan dan hanya membuahkan sepak pojok.
Peluang kembali hadir melalui Brennan Johnson yang mendapatkan ruang tembak di dalam kotak penalti. Sayangnya, penyelesaian akhir Johnson masih belum akurat karena bola sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang Crystal Palace.
Kontroversi sempat terjadi pada menit ke-23 saat Mohamed Salah terjatuh setelah berduel dengan Johnson. Wasit awalnya menunjuk titik putih, namun keputusan penalti tersebut dibatalkan setelah dilakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR).
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36 melalui aksi Alexander Isak. Berawal dari pergerakan Salah di sisi kanan, bola gagal disapu dengan sempurna oleh pertahanan Palace sehingga jatuh ke penguasaan Alexis Mac Allister.
Meski sepakan Mac Allister kurang sempurna, bola berhasil dikontrol oleh Isak yang kemudian mengarahkan tembakan presisi ke pojok kanan gawang. Keunggulan 1-0 untuk Liverpool ini membuat intensitas pertandingan semakin meningkat.
Crystal Palace sempat memberikan ancaman balasan pada menit ke-40 lewat sundulan Jean-Philippe Mateta yang memanfaatkan umpan Daichi Kamada. Namun, kiper Frederick Woodman melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga kesucian gawangnya.
Liverpool justru berhasil menggandakan keunggulan di menit yang sama melalui skema serangan balik cepat. Curtis Jones membawa bola dari lini pertahanan dan memberikan operan kunci kepada Andy Robertson yang ikut membantu serangan.
Bek kiri asal Skotlandia tersebut kemudian melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di pojok kanan gawang Palace. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum meskipun Woodman sempat kembali melakukan penyelamatan dari sundulan Maxence Lacroix.
Memasuki babak kedua, Alexander Isak mendapatkan peluang emas setelah menerima umpan terobosan Cody Gakpo pada menit ke-55. Namun, tekanan dari Jaydee Canvot membuat Isak kehilangan kontrol bola di area terlarang lawan.
Crystal Palace berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-72 melalui Daniel Munoz. Gol ini diawali oleh aksi Ismaila Sarr yang tembakannya sempat dihalau oleh Woodman sebelum sang kiper terkapar karena mengalami cedera.
Saat Woodman terduduk di lapangan, Munoz menyambar bola liar ke dalam gawang yang kosong. Aksi ini sempat memicu reaksi negatif dari pendukung Liverpool karena dinilai mengabaikan prinsip fairplay di tengah kondisi cedera pemain.
Palace nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-84 melalui Jorgen Strand Larsen. Tembakannya membentur tiang kiri, bergulir di sepanjang garis gawang, lalu mengenai tiang kanan sebelum akhirnya berhasil diamankan.
Kemenangan Liverpool akhirnya dipastikan oleh Florian Wirtz pada menit ke-97. Menerima sodoran dari Mac Allister, Wirtz melepas tendangan keras ke pojok kiri gawang yang mengubah skor menjadi 3-1 hingga laga berakhir.
Tambahan tiga poin ini membuat Liverpool mengoleksi 58 poin dan unggul selisih gol atas Aston Villa. Sementara itu, Crystal Palace masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen dengan torehan 43 poin.
| Woodman | Jones (Gomez 87'), Konate, Van Dijk, Robertson (Kerkez 87') |
| Szoboszlai, Mac Allister, Salah (Frimpong 59'), Wirtz | Gakpo, Isak (Gravenberch 79') |
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·