Liverpool Telan 11 Kekalahan Liga Virgil van Dijk Tekankan Evaluasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kapten Liverpool Virgil van Dijk menegaskan timnya harus segera melakukan pembenahan besar setelah performa buruk di Liga Inggris menyebabkan jumlah kekalahan musim ini meningkat drastis. Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Sport, klub asal Merseyside tersebut telah menelan 11 kekalahan di kompetisi liga domestik.

Hasil negatif terbaru dialami pasukan Arne Slot saat tumbang 2-3 dari Manchester United di Old Trafford pada Minggu (3/5/2026). Secara keseluruhan, The Reds telah mencatatkan 18 kekalahan di berbagai ajang, sebuah angka yang berbanding terbalik dengan catatan musim lalu saat mereka hanya kalah sembilan kali.

Kondisi ini membuat posisi Liverpool di zona Liga Champions terancam meski saat ini masih menduduki peringkat empat dengan koleksi 58 poin. Van Dijk menyatakan bahwa kegagalan mempertahankan standar permainan musim lalu merupakan hal yang sangat mengecewakan bagi seluruh elemen tim.

"Saya di sini bukan untuk mencari alasan. Ini musim yang sangat mengecewakan, musim yang tidak dapat diterima, dan ini sulit. Kami tidak boleh merasa kasihan pada diri sendiri sama sekali," ujar van Dijk, dikutip BBC.

Bek tengah asal Belanda tersebut menekankan pentingnya kerja keras untuk membalikkan situasi agar performa buruk serupa tidak terulang pada kompetisi tahun depan. Ia menilai pencapaian saat ini tidak mencerminkan identitas klub yang sebenarnya.

"Kami harus bekerja dan membalikkan keadaan ini serta memastikan musim depan hal-hal ini tidak terjadi lagi. Ini bukan Liverpool," kata van Dijk.

Menurut Van Dijk, jumlah kekalahan yang dialami oleh tim berstatus juara bertahan merupakan situasi yang tidak boleh ditoleransi oleh para pemain. Dirinya berencana untuk segera melakukan evaluasi mendalam setelah menyelesaikan tugas internasional.

"Saya pikir tidak dapat diterima bahwa kami terlalu sering kalah sebagai juara bertahan Premier League dan kami tidak boleh menerimanya," tutur van Dijk.

Pekerjaan rumah bagi staf pelatih dan manajemen Liverpool dinilai masih menumpuk untuk memastikan kesiapan skuad menyambut musim baru. Komitmen Van Dijk tetap teguh untuk membantu klub melewati masa transisi yang sulit ini.

"Akan ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan menjelang musim depan. Ketika saya kembali dari Piala Dunia, saya akan mulai mengerjakannya, tetapi ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan di balik layar," ucap van Dijk.

Kecintaan terhadap klub menjadi alasan utama sang kapten untuk tetap bertahan dan berjuang bersama rekan setimnya di masa krisis. Ia memastikan kehadirannya akan selalu ada bagi tim dalam kondisi apa pun.

"Saya sangat peduli dengan klub ini. Saya tahu bahwa ini musim yang sulit, tetapi saya akan selalu hadir saat periode baik dan kurang baik," ungkap van Dijk.

Fokus utama skuad saat ini adalah mengamankan sisa tiga pertandingan liga demi menjamin tiket Liga Champions yang sangat krusial bagi finansial klub. Motivasi untuk bertanding melawan tim-tim elit Eropa menjadi dorongan tambahan bagi para pemain.

"Tapi kami masih punya tiga laga sisa dan kesadaran itu harus datang dari kami sendiri, sebagai sebuah tim dan sebagai pemain, untuk memastikan kami berada di Liga Champions karena dampaknya terhadap keuangan klub. Tapi juga karena kami ingin bermain melawan tim-tim terbaik di Eropa," tegas van Dijk.

Saat ini Bournemouth membayangi di posisi enam dengan selisih enam poin, yang berarti posisi Liverpool belum sepenuhnya aman. Van Dijk menjamin seluruh penggawa tim akan mengerahkan segalanya di sisa musim.

"Ini tidak mudah. Tapi kami akan terus berjuang," tegas van Dijk.