Manchester City meraih kemenangan krusial 3-0 atas Brentford pada Sabtu malam untuk memastikan persaingan gelar juara Liga Inggris melawan Arsenal terus berlanjut hingga akhir musim. Hasil ini membawa skuad asuhan Pep Guardiola hanya terpaut dua poin dari The Gunners.
Kemenangan di Stadion Gtech Community tersebut dipastikan melalui gol-gol yang dicetak oleh Jeremy Doku, Erling Haaland, dan Omar Marmoush. Meski telah mengalahkan Brentford pada pekan ke-36 ini, Manchester City masih memiliki tiga pertandingan tersisa untuk mengumpulkan poin maksimal.
The Citizens dijadwalkan menjamu Crystal Palace di Stadion Etihad pada Rabu malam mendatang dalam laga tunda. Setelah itu, City akan menghadapi final Piala FA melawan Chelsea sebelum bertandang ke markas Bournemouth pada Selasa, 19 Mei 2026.
Laga terakhir musim ini bagi City adalah melawan finalis Liga Europa, Aston Villa, di Manchester. Sementara itu, nasib gelar juara masih berada di tangan Arsenal yang berpeluang menjauh jika berhasil meraih poin penuh saat melawan West Ham United pada hari Minggu.
Arsenal memiliki waktu istirahat delapan hari sebelum menjamu Burnley pada Senin, 18 Mei 2026. Skuad Mikel Arteta berpotensi mengunci gelar juara di hadapan pendukung sendiri jika Manchester City tergelincir saat menghadapi Crystal Palace di pertengahan pekan.
Persaingan ini diprediksi akan berlangsung hingga hari terakhir saat Arsenal menjamu Crystal Palace. Manajer Palace, Oliver Glasner, menegaskan komitmen profesional timnya meski jadwal mereka berdekatan dengan final Conference League melawan Rayo Vallecano.
Pelatih asal Austria tersebut menanggapi kemungkinan rotasi pemain demi menjaga kebugaran di kompetisi Eropa. Hal ini menjadi sorotan karena dapat mempengaruhi peta persaingan antara Arsenal dan Manchester City di pekan penutup.
"To be honest, if somebody criticises for me, sorry, if I can say this, it would be nonsense," ujar Oliver Glasner, Manajer Crystal Palace.
Glasner menjelaskan bahwa hasil liga adalah akumulasi dari seluruh musim, bukan hanya satu pertandingan terakhir. Ia menekankan bahwa setiap tim memiliki tanggung jawab yang sama dalam setiap pekan pertandingan yang telah dilalui.
"It's just the last game but there were 37 games played before. That means if another team on matchday 25 rotated against City or Arsenal they affected the title race as well," kata Oliver Glasner, Manajer Crystal Palace.
Glasner juga menegaskan bahwa fokus utamanya hanyalah memberikan yang terbaik bagi klub yang ia asuh saat ini. Ia menolak anggapan bahwa dirinya bertanggung jawab atas kegagalan atau keberhasilan tim lain dalam memperebutkan trofi.
"I'm not responsible for Arsenal, I'm not responsible for Manchester City, I'm responsible for Crystal Palace and I get paid for doing the best things for Crystal Palace and not for City and not for Arsenal," ujar Oliver Glasner, Manajer Crystal Palace.
Meskipun belum menentukan susunan pemain untuk laga pamungkas, Glasner meyakini setiap tim akan mendapatkan posisi yang layak berdasarkan performa mereka selama satu musim penuh. Palace sendiri akan bertanding hanya tiga hari setelah laga liga untuk final di Eropa.
"Again, I don't know what we're doing yet. Maybe we'll be playing with the same line-up that we'll play against Vallecano but again, maybe it feels like the league title is decided on the last day but at the end, it's a result of 38 matchdays and everybody gets what they deserve," kata Oliver Glasner, Manajer Crystal Palace.
| Crystal Palace (Kandang) | Premier League | Rabu, 13 Mei |
| Chelsea (Netral) | Final Piala FA | Sabtu, 16 Mei |
| Bournemouth (Tandang) | Premier League | Selasa, 19 Mei |
| Aston Villa (Kandang) | Premier League | Minggu, 24 Mei |
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·