Manajer Manchester City Pep Guardiola menyoroti jadwal padat yang harus dijalani timnya dengan melakoni empat pertandingan dalam rentang sepuluh hari sejak 14 Mei hingga 24 Mei 2026. Agenda krusial ini mencakup laga krusial Liga Inggris dan final Piala FA demi menjaga peluang meraih dua gelar juara.
Berdasarkan laporan Detik Sport, klub berjuluk The Citizens tersebut akan memulai rangkaian laga pada Kamis (14/5) dini hari WIB melawan Crystal Palace. Pertandingan ini merupakan partai tunda yang sebelumnya tidak dapat terlaksana karena bentrok dengan jadwal final Carabao Cup dan agenda kompetisi Eropa lawan.
Hanya berselang dua hari, Manchester City dijadwalkan menantang Chelsea dalam perebutan trofi final Piala FA pada Sabtu (16/5) malam WIB. Selanjutnya, skuad asuhan Guardiola kembali berlaga di Premier League menghadapi Bournemouth pada Rabu (20/5) dini hari WIB dan menutup rangkaian pekan sibuk kontra Aston Villa pada Minggu (24/5) malam WIB.
Situasi ini memicu reaksi sarkastik dari sang juru taktik asal Spanyol tersebut mengenai pengaturan jadwal oleh pihak otoritas liga di tengah persaingan ketat memperebutkan takhta juara.
"Kami tidak memikirkan soal 'kemurahan hati' dari Premier League, karena seperti biasa, mereka baik banget kasih jadwal," cetus Guardiola seperti dilansir dari BBC.
Komentar tersebut muncul saat Manchester City masih berupaya mengejar ketertinggalan poin dari Arsenal di puncak klasemen sementara. Saat ini, City mengoleksi 74 poin dari 35 pertandingan, sementara Arsenal unggul dengan 79 poin namun telah memainkan 36 pertandingan.
Kewajiban untuk memenangkan seluruh laga sisa guna menempel ketat posisi Meriam London menuntut Guardiola melakukan rotasi pemain yang efektif. Kepadatan jadwal ini menjadi tantangan fisik bagi skuad dalam upaya mereka mempertahankan persaingan gelar di dua kompetisi berbeda sekaligus.
55 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·