Manchester City Imbang Lawan Arsenal Usai Blunder Gianluigi Donnarumma

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Manchester City dan Arsenal bermain imbang dalam laga sengit di Stadion Etihad pada Minggu, 19 April 2026, yang diwarnai gol cepat dan kesalahan fatal penjaga gawang. Rayan Cherki membawa tuan rumah unggul lebih dulu sebelum Kai Havertz menyamakan kedudukan bagi tim tamu.

Rayan Cherki memecah kebuntuan pada menit ke-16 setelah melewati tiga pemain bertahan di dalam kotak penalti. Pemain asal Prancis tersebut melepaskan tendangan kaki kanan yang akurat ke sudut bawah gawang untuk memberikan keunggulan bagi The Citizens, sebagaimana dilaporkan besoccer.com.

Keunggulan Manchester City hanya bertahan selama dua menit hingga Gianluigi Donnarumma melakukan kesalahan fatal pada menit ke-18. Saat mencoba menguasai operan ke belakang dari Matheus Nunes, Donnarumma kehilangan kontrol bola di bawah tekanan Kai Havertz yang kemudian mencetak gol penyeimbang.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, sebelumnya sempat menyoroti disiplin Cherki yang didatangkan dari Lyon seharga 34 juta poundsterling. Meskipun berbakat, Cherki dikenal sebagai pemain yang spontan dan sering melakukan aksi individu yang tidak terduga di lapangan hijau.

Gaya permainan Cherki yang ekspresif sempat mendapat teguran saat ia melakukan rabona dalam kemenangan melawan Sunderland. Namun, Guardiola tampaknya mulai memberikan ruang lebih bagi kebebasan individu pemain dalam sistem kolektif timnya demi mengejar persaingan gelar juara dengan Arsenal.

"seperti sekolah. Pesepakbola terbaik di dunia berdiri di sana dengan kepala tertunduk. Semua orang melakukan apa yang diperintahkan. Saya tidak cocok, sama sekali tidak," ujar Zlatan Ibrahimović, mantan pemain Barcelona.

Komentar tersebut merujuk pada persepsi lama terhadap Guardiola yang dinilai tidak menoleransi pemain yang terlalu menonjolkan diri sendiri. Namun, laporan observer.co.uk mencatat adanya perubahan pendekatan dari pelatih asal Spanyol tersebut dalam menangani pemain seperti Cherki.

"seperti seni, seperti musik, seperti menggambar," kata Rayan Cherki, Gelandang Manchester City.

Cherki memandang sepak bola sebagai bentuk ekspresi diri yang bebas, sebuah pandangan yang awalnya dikhawatirkan akan berbenturan dengan kebutuhan sistem permainan Guardiola. Meski demikian, Cherki tetap mempertahankan gaya permainannya yang penuh tipu daya dan keindahan teknis.

"jiwa bebas," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Pernyataan tersebut disampaikan Guardiola untuk mendeskripsikan karakter Cherki yang unik di dalam tim. Hubungan keduanya terlihat harmonis saat Guardiola memeluk Cherki ketika sang pemain ditarik keluar lapangan beberapa menit setelah melakukan aksi juggling bola di hadapan pemain lawan.