Manchester City Tertinggal dari Bournemouth Saat Penyelidikan Berlanjut

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Manchester City tertinggal 0-1 dari Bournemouth pada babak pertama laga lanjutan Liga Inggris di Vitality Stadium pada Rabu, 20 Mei 2026. Hasil sementara ini mengancam peluang juara The Citizens, sekaligus membuka jalan bagi Arsenal untuk mengunci gelar juara liga musim ini jika skor tidak berubah.

Gol keunggulan tuan rumah dicetak oleh Junior Kroupi pada menit ke-39 setelah memanfaatkan umpan tarik dari Adrien Truffert. Pertandingan berjalan sengit dengan kedua tim saling bertukar serangan sejak awal laga, termasuk peluang dari Jeremy Doku yang berhasil diamankan oleh Djordje Petkovic.

Kekalahan dalam laga ini akan membuat skuad asuhan Pep Guardiola tetap tertinggal lima poin dari Arsenal di puncak klasemen. Selain tekanan di lapangan, Manchester City saat ini juga tengah menghadapi ketidakpastian besar terkait penyelesaian perselisihan hukum dengan Liga Premier atas dugaan pelanggaran aturan keuangan.

Klub asal Manchester tersebut dituduh melakukan lebih dari 115 pelanggaran Financial Fair Play yang terjadi antara tahun 2009 hingga 2018. Pakar keuangan Stefan Borson menyatakan bahwa komisi independen kini sedang menyusun keputusan akhir yang diperkirakan rilis segera setelah musim kompetisi berakhir.

"Ini memang seperti kata-kata terakhir yang terkenal, tapi prosesnya tidak akan memakan waktu lama lagi. Sejauh yang saya pahami, tidak ada alasan khusus mengapa hal ini belum diumumkan. Tidak ada yang sakit, tidak ada negosiasi di belakang layar. Tidak ada rencana rahasia dari pemerintah untuk campur tangan atau hal-hal semacam itu." kata Borson, mantan penasihat keuangan City kepada Football Insider yang dilansir Goal.com.

Proses administrasi yang panjang ini disebabkan oleh kompleksitas kasus yang mencakup pemeriksaan dokumen selama sembilan tahun. Sidang komisi independen sendiri sejatinya telah berakhir sejak Desember 2024, namun putusan akhir baru mendekati penyelesaian pada pertengahan tahun ini.

"Sebenarnya semuanya sangat biasa saja. Panel asli hanya belum selesai menyusunnya atau belum selesai hingga beberapa minggu yang lalu." ujar Borson.

Jika komisi independen menyatakan bersalah, Manchester City diprediksi akan langsung mengajukan banding atas putusan tersebut. Sanksi berat seperti pengurangan poin signifikan hingga degradasi dari kasta tertinggi kompetisi membayangi masa depan klub bersamaan dengan rencana kepergian manajer Pep Guardiola pada musim panas.

"Saya memang mendengar beberapa informasi dari kalangan hukum yang mengindikasikan bahwa proses penyusunan putusan akan segera selesai. Para pihak sendiri memang mengharapkan putusan itu akan dirilis segera setelah musim berakhir, tetapi mereka pernah salah sebelumnya." kata Borson.

Borson menilai bahwa masa musyawarah yang panjang mencerminkan kehati-hatian panel dalam menyusun dokumen arbitrase tertutup ini. Menurut analisisnya yang berkembang di pasar hukum, pengumuman resmi diperkirakan baru akan diterbitkan oleh otoritas terkait pada bulan Juni.

"Analisis saya, yang selalu didasarkan pada informasi yang beredar di pasar, jelas juga salah karena putusan tersebut tidak kunjung keluar. Namun jelas, setiap hari yang berlalu membuat kemungkinan putusan tersebut akan segera keluar semakin besar, hanya karena penulisan putusan dalam arbitrase swasta tidak mungkin memakan waktu terlalu lama, terlepas dari kompleksitasnya” tutur Borson.

Di sisi lain, pemilik klub Sheikh Mansour bin Zayed Al-Nahyan juga menghadapi desakan sanksi dari organisasi hak asasi manusia, FairSquare, terkait konflik di Sudan. Jika pemerintah Inggris menjatuhkan sanksi, Sheikh Mansour terancam didiskualifikasi dari aturan pemilik Premier League dan dipaksa menjual kepemilikan klub.

"Jika pemerintah Inggris serius ingin menghentikan konflik mengerikan ini, hubungan Sheikh Mansour dengan RSF yang sudah terdokumentasi dengan baik serta kepemilikannya atas Manchester City memberikan titik tekanan yang sangat jelas," kata Nick McGeehan, Direktur FairSquare seperti dilansir dari The Athletic melalui Bola.com.