Manchester United mencatatkan rasio kemenangan sebesar 75 persen di Liga Inggris musim 2025/2026 setiap kali gelandang muda Kobbie Mainoo diturunkan sebagai starter. Tren positif ini muncul sejak Michael Carrick menjabat sebagai manajer interim menggantikan posisi sebelumnya.
Pemain berusia 21 tahun tersebut tercatat telah tampil sebanyak 24 kali sepanjang musim ini di kompetisi domestik. Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Sport melalui Mirror, peran Mainoo mengalami perubahan signifikan dibandingkan pada paruh pertama musim saat tim masih diasuh oleh Ruben Amorim.
Statistik menunjukkan bahwa Mainoo lebih sering memulai laga dari bangku cadangan di bawah arahan manajer lama. Namun, situasi tersebut berbalik pada paruh kedua musim, di mana ia selalu masuk dalam daftar sebelas pertama dalam 13 pertandingan terakhir secara berturut-turut.
Dalam skema taktis yang diterapkan, Michael Carrick menduetkan Mainoo dengan Casemiro sebagai poros ganda di lini tengah. Penempatan posisi ini memberikan kebebasan bagi keduanya untuk secara bergantian membantu serangan ke lini depan.
"I suka ketika Mainoo memegang bola. Dia masih muda dan punya potensi, sejauh ini dia membuktikan dirinya bisa mengerjakan tugasnya," jelas Carrick.
Kepercayaan penuh dari jajaran pelatih saat ini menjadi titik balik bagi sang pemain di Old Trafford. Sebelumnya, Mainoo sempat dikabarkan memiliki keinginan untuk meninggalkan klub pada bursa transfer musim dingin lalu akibat minimnya menit bermain sebagai pemain inti.
Kini, status jebolan akademi tersebut telah berubah menjadi pilar utama di sektor tengah Setan Merah. Konsistensi performa di lapangan akan menjadi faktor penentu bagi masa depan jangka panjang sang gelandang di Manchester United.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·