Manajemen Manchester United mulai mengerucutkan bursa calon manajer permanen untuk musim depan dengan membidik Julian Nagelsmann di tengah evaluasi performa tim di bawah pelatih interim Michael Carrick hingga Jumat (17/4/2026). Langkah strategis ini diambil setelah Setan Merah menelan kekalahan kandang mengejutkan 1-2 dari Leeds United pada Senin (13/4/2026) waktu setempat.
Kekalahan tersebut diwarnai kartu merah Lisandro Martinez akibat menarik rambut Dominic Calvert-Lewin, meski Bruno Fernandes sempat memperkecil ketertinggalan melalui assist ke-17 musim ini. Hasil ini memicu kritik dari mantan pemain sayap United, Lee Sharpe, yang mendesak Michael Carrick untuk mengadopsi ketegasan ala Sir Alex Ferguson guna mengatasi ketidakkonsistenan skuad.
"Michael Carrick dan Sir Alex Ferguson memiliki kepribadian yang sangat bertolak belakang," kata Sharpe kepada situs taruhan sepak bola BetWright.
Sharpe menilai gaya tenang Carrick yang awalnya menyegarkan kini perlu ditambah dengan sisi agresif untuk memberikan dorongan kepada para pemain saat performa menurun. Ia menegaskan bahwa standar kepemimpinan era Ferguson dibangun di atas otoritas mutlak yang ditakuti oleh seluruh anggota tim.
"Sir Alex Ferguson sangat berbeda, dia memimpin dengan menakut-nakuti. Dia datang dan membuat semua orang ketakutan setengah mati serta memiliki tim yang agresif. Tulang punggung timnya tak tertandingi, tapi dia menguasai semua orang dan hal itu memicu kesuksesan tim. Anda tidak bisa membantah rekor Sir Alex sebagai manajer. Idealnya, Carrick harus mengambil sedikit agresivitas dari Sir Alex untuk sesekali memberi dorongan keras kepada para pemain - yang memang mereka butuhkan selama dan setelah pertandingan melawan Leeds," ujar Sharpe.
Selain masalah kepemimpinan, Sharpe menekankan pentingnya efektivitas departemen perekrutan United yang dianggapnya berkinerja buruk dalam beberapa musim terakhir agar tim bisa bersaing dalam perebutan gelar juara musim depan.
“Rekrutmen Manchester United selama musim panas ini sangat penting,” tambah Sharpe.
“Rekrutmen mereka dalam beberapa tahun terakhir tidak bagus—hal itu sudah tercatat dengan baik. Jika mereka bisa melakukannya dengan benar, mereka tidak akan jauh dari persaingan gelar musim depan,” tambahnya.
Meskipun Carrick masih dipandang sebagai kandidat kuat karena faktor DNA klub, jurnalis senior Ben Jacobs melalui kanal YouTube "The United Stand" melaporkan bahwa manajemen telah mencoret nama-nama besar seperti Luis Enrique, Gareth Southgate, Jurgen Klopp, Xabi Alonso, hingga Enzo Maresca dari daftar seleksi.
"Ada beberapa nama yang bisa kami coret berdasarkan informasi dan sumber yang saya ajak bicara," ujar Jacobs.
Jacobs menjelaskan bahwa Luis Enrique memilih bertahan di Paris Saint-Germain, sementara Thomas Tuchel telah menutup peluang setelah memperpanjang kontrak dengan Timnas Inggris. Kondisi ini membuat Julian Nagelsmann, yang saat ini melatih Timnas Jerman, menjadi pesaing utama Carrick untuk kursi pelatih tetap di Old Trafford.
"Bahkan dengan keberadaan Steve Holland di klub, tidak ada pendekatan kepada Southgate, dan dia sendiri belum memutuskan apakah ingin kembali melatih di level klub," jelas Jacobs.
Jacobs menambahkan bahwa opsi manajemen saat ini praktis hanya tersisa pada dua nama besar jika tidak ada tambahan kandidat baru seperti Andoni Iraola ke dalam proses seleksi formal.
"Jurgen Klopp tidak menjadi bagian dari proses ini," katanya.
"Xabi Alonso dan Enzo Maresca juga saat ini tidak dipertimbangkan. Maresca sebenarnya sempat masuk sebelum Ruben Amorim datang, tetapi ekspektasinya dia menunggu peluang di Manchester City," jelas Jacobs.
Terkait perbandingan antara kandidat internal dan eksternal, Jacobs menilai Carrick memiliki keunggulan dari sisi pemahaman mendalam terhadap struktur internal Manchester United dibandingkan nama-nama lain yang pernah muncul.
"Jika mencari sosok dengan DNA Manchester United maka Carrick terlihat sebagai kandidat yang lebih kuat, baik dari sisi transisi maupun pemahaman terhadap klub," lanjut Jacobs.
Saat ini, pilihan utama klub dikabarkan mulai menyempit pada sosok Nagelsmann yang akan tersedia setelah tugasnya di Piala Dunia 2026 bersama Jerman berakhir.
"Pada akhirnya, Anda hanya tersisa dengan Julian Nagelsmann dan Michael Carrick, dan saat ini tidak banyak opsi lain," ujar Jacobs.
Manchester United dijadwalkan bertandang ke markas Chelsea pada Sabtu mendatang tanpa diperkuat Harry Maguire dan Lisandro Martinez yang terkena skorsing, sebuah laga krusial dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·