Villarreal gagal membendung kebangkitan Sevilla setelah takluk dalam laga lanjutan La Liga pada Rabu (13/5/2026) akibat hilangnya konsentrasi dan penurunan intensitas permainan di babak kedua.
Kekalahan ini memberikan poin krusial bagi Sevilla yang kini menjauh dari ancaman degradasi dengan torehan tiga kemenangan beruntun di bawah arahan pelatih Luis Garcia Plaza.
Pelatih Villarreal, Marcelino Garcia Toral, mengakui bahwa lawan mereka bermain lebih baik dan mampu memanfaatkan setiap kesempatan yang ada setelah timnya kehilangan kendali permainan.
"El Sevilla es justo vencedor. Iniciamos el partido bien, pero a la media hora nos desconectamos. No tuvimos una buena dinámica de juego e intensidad y el rival aprovecho sus situaciones durante el segundo tiempo." kata Marcelino, Pelatih Villarreal.
Marcelino juga menegaskan bahwa hasil ini bukan sesuatu yang mengejutkan baginya karena ia sudah memprediksi dinamika sulit yang akan dihadapi timnya sejak akhir tahun lalu.
"No, no son especiales por que yo ya sabia que iba a ocurrir, lo se desde diciembre. Para mi son especiales los partidos que jugamos bien y los que son emotivos como el de el Levante." ujar Marcelino, Pelatih Villarreal.
Pihak Villarreal mengakui adanya sikap berpuas diri di dalam skuad setelah mereka memastikan target musim ini tercapai, yang berdampak pada performa di hadapan para pendukung mereka.
"Si puede ser que hayamos sido más conformistas en ese aspecto, hemos tenido la possibility de ser más continuos y nos detuvimus. Puede entenderse así por qué nosotros tenemos ya nuestro objetivo cumplido, me sabe mal porque ha venido mucha gente y no jugamos bien." kata Marcelino, Pelatih Villarreal.
Mantan pelatih Sevilla itu menyoroti bagaimana timnya membuang keunggulan penguasaan bola dan gagal mempertahankan ritme permainan yang sempat mereka bangun di awal laga.
"Nos ha faltado intensidad y continuar siendo lo que fuimos en los primeros minutos, falto seguir haciendo lo que estábamos haciendo. No he percibido ningún cambio del Sevilla, empezamos a perder balones sencillos y no recuperarlos. Jugamos muy bien treinta minutos y los sesenta restantes mal." ujar Marcelino, Pelatih Villarreal.
Kemenangan ini secara resmi mengakhiri penantian panjang Sevilla yang tidak pernah meraih tiga kemenangan beruntun di liga domestik sejak April 2024 silam.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·