Marco Bezzecchi Kuasai Klasemen MotoGP 2026 Jelang GP Prancis

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kompetisi MotoGP musim 2026 kini bersiap memasuki putaran kelima yang akan berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis. Lintasan bersejarah ini bakal menjadi lokasi krusial bagi para pembalap untuk memperebutkan posisi teratas dalam daftar klasemen sementara.

Dilansir dari Detik Sport, persaingan ketat saat ini didominasi oleh dua penunggang motor Aprilia Racing yang sukses mengamankan posisi puncak. Marco Bezzecchi memimpin persaingan dengan koleksi total 101 poin, disusul oleh Jorge Martin yang membayangi di urutan kedua.

Fabio Di Giannantonio yang membela Pertamina Enduro VR46 Racing Team juga menunjukkan performa impresif dalam beberapa seri terakhir. Saat ini, ia bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara dengan perolehan 71 poin.

Sorotan juga tertuju pada talenta muda KTM, Pedro Acosta, yang menempati posisi keempat. Pembalap berjuluk El Tiburon ini memiliki catatan apik di Le Mans pada musim 2025 dengan finis di posisi keempat setelah memulai balapan dari urutan ke-12.

Sementara itu, juara dunia Marc Marquez masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara. Rider yang dikenal dengan julukan The Baby Alien ini memiliki modal positif di Prancis setelah berhasil naik podium kedua pada balapan tahun lalu.

Sirkuit Le Mans yang memiliki panjang lintasan 4,2 km dikenal sebagai salah satu trek paling menguras fisik bagi para rider. Karakteristik lintasannya menuntut performa pengereman yang sangat mumpuni di setiap putarannya.

Terdapat sembilan titik pengereman keras dalam satu putaran yang membuat sistem rem motor bekerja ekstra berat. Kondisi ini sering kali menjadi faktor penentu dalam perebutan posisi terdepan maupun catatan waktu kualifikasi.

Klasemen Sementara MotoGP 2026 (Posisi 5 Besar)PosisiPembalapTimPoin12345
Marco BezzecchiAprilia Racing101
Jorge MartinAprilia Racing-
Fabio Di GiannantonioPertamina Enduro VR4671
Pedro AcostaKTM-
Marc MarquezGresini Racing-

Pertarungan di GP Prancis diprediksi akan berjalan sengit mengingat jarak poin yang masih memungkinkan terjadinya pergeseran posisi. Konsistensi para pembalap papan atas akan diuji di tengah tantangan teknis sirkuit yang menuntut ketajaman pengereman tersebut.