ANTARA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros mencatat luas lahan sawah produktif di wilayahnya mengalami pengurangan sekitar 1.700 hektare akibat alih fungsi lahan untuk perumahan, industri, hingga proyek strategis pemerintah. Menjawab tantangan tersebut, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros, Samsul Bahri mengatakan pihaknya terus berupaya menjaga produktivitas dengan meningkatkan indeks pertanaman (IP) dari satu kali hingga tiga kali tanam dalam setahun. (Shintia Aryanti Krisna/Amandine Nadja, Shintia Aryanti Krisna/Soni Namura/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·