CANTIKA.COM, Jakarta - Sahabat Cantika, kita perlu cermat dalam menggunakan uang dalam kondisi apa pun termasuk kondisi global saat ini. Salah satu cara yang mulai banyak diterapkan adalah mindful spending. Menurut perencana keuangan Mieke Rini, kunci dari mindful spending ada pada tujuan di balik setiap pengeluaran.
"Mindful spending berarti kita membeli pasti ada tujuannya. Untuk sampai ke titik itu, ada proses memilah menuju tujuan. Yaitu saat kita membedakan mana kebutuhan dan keinginan, kemampuan diri, dan fungsinya," ujar Mieke di Jakarta, 29 April 2026.
Dengan kata lain, mindful spending bikin kita lebih sadar sebelum belanja. Bukan sekadar ikut tren, tapi benar-benar tahu kenapa kamu membeli sesuatu.
Tujuan atau intentional jadi fondasi utama. Dari sini, kamu bisa mengukur apakah keputusan belanjamu sudah mindful atau belum. Misalnya, kamu membeli sesuatu karena FOMO, sementara kebutuhan dasar belum terpenuhi. Itu tandanya kamu belum menerapkan mindful spending.
Mieke juga memberi contoh sederhana saat membeli pakaian. Fungsi dasar pakaian bisa jadi “rem” agar kamu enggak kalap saat tergoda brand tertentu.
"Misal, kita cukup dengan brand A yang sesuai dengan kemampuan kita. Tetapi karena ikut-ikutan, jadi memilih brand B karena membutuhkan validasi. Itulah bedanya, emotional dan mindful spending. Keduanya, sama-sama baju. Kuncinya tadi, kemampuan diri dan fungsi," jelasnya.
"Sekali lagi, bukan berarti kita enggak boleh belanja, tapi lebih mindful membeli dilihat dari fungsi dan kemampuan diri," tegas Mieke.
(tengah) Head of PR Kino Indonesia, Arviane D.B dan (paling kanan) Financial Planner, Mieke Rini dalam diskusi Mindful Consumption & Mindful Living Untuk Keluarga Indonesia. Foto: Dok. Kino Indonesia
Komitmen Kino Indonesia dalam Meaningful Living
Sebagai perusahaan dengan portofolio lebih dari 30 merek yang mencakup kategori personal care, food, beverage, household, health & wellness, hingga pet care, Kino terus menunjukkan relevansinya di tengah dinamika kebutuhan konsumen. Arviane D.B., Head of PR Kino Indonesia, menegaskan bahwa konsep meaningful living menjadi semakin relevan dalam kehidupan keluarga modern.
“Meaningful living bukan lagi tentang seberapa banyak kita membeli, tetapi bagaimana kita memilih dengan lebih sadar dan bernilai. Kino Indonesia hadir dengan peran ganda, sebagai penyedia kebutuhan sehari-hari sekaligus perusahaan yang tumbuh bersama keluarga Indonesia. Di sinilah relevansi perusahaan dan literasi finansial bertemu untuk mendukung gaya hidup yang lebih holistik,” ujarnya.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Kino memperkuat perannya melalui tiga pilar utama, yaitu Generational Connection, Relevant Innovation, dan Meaningful Living. Dengan pendekatan yang agile dan adaptif, Kino terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen di berbagai tahap kehidupan.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Kino menghadirkan berbagai solusi praktis dalam keseharian konsumen, di antaranya melalui PIA 100 sebagai inovasi camilan keluarga yang memadukan cita rasa klasik dengan format ketengan dengan harga sekitar Rp2.000-an.
Adapula Cap Panda Cincau Hijau sebagai minuman cincau kemasan pertama di Indonesia tanpa bahan pengawet dan menjawab kebutuhan akan minuman pelepas dahaga yang menyehatkan, serta Ellips sebagai pionir hair vitamin di Indonesia yang terus mendukung perempuan dan siap jaga rambut untuk tampil percaya diri dalam keseharian sekaligus berperan penting dalam pengambilan keputusan keluarga. Ketiga merek ini mencerminkan bagaimana inovasi tidak hanya berfungsi sebagai produk, tetapi juga sebagai solusi yang mendukung gaya hidup yang lebih mindful dan bernilai sesuai kebutuhan.
Pilihan Editor: Mengapa Mesti Perhatikan Kesehatan Mental Dulu Sebelum Ajukan Paylater?
SILVY RIANA PUTRI
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·