Gelandang Manchester United, Mason Mount, dikabarkan masih memiliki ambisi besar untuk meraih kesuksesan di Old Trafford. Meski masa depannya sempat menjadi spekulasi, mantan pemain Chelsea tersebut menegaskan keinginannya untuk tetap bertahan dan membuktikan kualitasnya di skuad Setan Merah.
Dilansir dari Detik Sport, manajemen Manchester United sempat merencanakan untuk melepas Mount pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang. Namun, pemain berusia 27 tahun itu secara tegas menolak opsi kepindahan tersebut demi memperjuangkan posisinya di tim utama.
Sejak didatangkan pada musim panas 2023, perjalanan karier Mount di Manchester United memang belum berjalan mulus. Tercatat, ia baru mengumpulkan 70 penampilan di seluruh kompetisi dan baru mengoleksi tujuh gol untuk klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut.
Faktor kebugaran menjadi penghambat utama bagi Mount untuk memberikan kontribusi maksimal. Ia tercatat sudah melewatkan 58 pertandingan akibat empat jenis cedera berbeda yang dialaminya sejak bergabung dengan Setan Merah.
Mount kini melihat peluang besar untuk mengisi peran di lini tengah, terutama dengan rencana kepergian Casemiro dalam waktu dekat. Posisi gelandang tengah dianggap menjadi celah yang bisa dimanfaatkannya untuk unjuk gigi dan mengamankan menit bermain reguler.
Tantangan bagi Mount kian berat mengingat ketatnya persaingan di posisi lain. Bruno Fernandes tetap menjadi pilihan utama yang tak tergantikan sebagai gelandang serang, sementara posisi penyerang sayap kini sudah mulai ditempati oleh nama-nama baru seperti Cunha dan Mbeumo.
Status Pemain Bergaji Tertinggi
Kembalinya Manchester United ke ajang Liga Champions musim depan membawa dampak pada struktur penggajian para pemain. Hal ini membuat Mason Mount akan menerima bayaran sebesar 250 ribu Pounds per pekan, atau sekitar Rp 5,8 miliar.
Angka tersebut menempatkan Mount sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di skuad Manchester United saat ini. Situasi finansial ini diyakini membuat pihak klub bersedia membuka pintu negosiasi jika ada tim Premier League lain yang serius ingin memboyongnya.
Walaupun kontraknya masih berlaku hingga musim panas 2028, konsistensi dan kebugaran fisik akan menjadi kunci bagi masa depan Mount di musim-musim berikutnya. Tekad kuat sang pemain untuk bertahan kini menjadi modal utama dalam menghadapi ketatnya persaingan di bawah arahan manajemen United.
26 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·