Direktur Olahraga Bayern Munich Max Eberl menyatakan optimisme tinggi menjelang laga leg kedua semifinal Liga Champions meski timnya baru saja menelan kekalahan tipis 5-4 dari Paris Saint-Germain di Stadion Parc des Princes pada Selasa (28/4/2026).
Bayern Munich berhasil memperkecil selisih skor setelah sempat tertinggal tiga gol, sebuah pencapaian yang dinilai Eberl sebagai bukti ketangguhan mental skuatnya di tengah musim yang bersejarah. Ia menegaskan bahwa kekalahan satu gol di markas lawan bukanlah akhir dari perjuangan tim asal Jerman tersebut.
"Kami membuktikan bahwa kami bisa menyakiti PSG hari ini," ujar Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Pria berusia 52 tahun tersebut menekankan bahwa skenario untuk lolos ke babak final masih sangat terbuka lebar bagi Bayern Munich saat bermain di hadapan pendukung sendiri pekan depan.
"Kami tertinggal satu gol. Kami hanya harus menang untuk memaksanya ke babak perpanjangan waktu. Jika kami menang lebih dari satu gol, kami lolos. Kami hanya perlu mengejar defisit satu gol," kata Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Mengenai rapuhnya lini pertahanan yang kebobolan lima gol, Eberl berpendapat bahwa standar permainan di semifinal kompetisi Eropa memang sangat tinggi dan lawan memiliki kualitas serangan yang mumpuni.
"Sejujurnya, kita sedang membicarakan semifinal Liga Champions," jawab Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Eberl memuji keberanian para pemainnya yang terus memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan di Paris dan tidak sabar menantikan pertemuan kedua di Munich.
"Kami membicarakan lawan yang [jelas] bisa bermain sepak bola juga," kata Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Ia menambahkan bahwa performa kedua tim menunjukkan kualitas sepak bola menyerang yang luar biasa dan jarang ditemui dalam pertandingan level tinggi lainnya.
"Saya rasa kami dengan berani melawan mereka," lanjut Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Eberl menepis anggapan bahwa laga tersebut merupakan kegagalan pertahanan, melainkan lebih sebagai duel antara dua tim raksasa yang saling beradu strategi ofensif.
"Dan kami memiliki pertandingan leg kedua yang akan datang. Kita akan lihat bagaimana hasilnya nanti," ujar Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Kualitas permainan yang ditampilkan di Parc des Princes membuat Eberl merasa sangat antusias untuk menyambut laga penentuan di Allianz Arena.
"Bagi saya itu hanyalah pertandingan sepak bola yang sangat spesial," catat Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Ia menilai kritik terhadap celah di lini belakang adalah hal yang wajar, namun ia lebih memilih fokus pada keindahan permainan yang tersaji.
"Seseorang bisa mencari celah jika memang benar-benar menginginkannya," kata Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Eberl kembali memberikan apresiasi kepada kedua tim yang telah memberikan segalanya di lapangan dalam pertandingan yang ia anggap sangat fabuloso.
"Bagi saya, itu hanyalah pertandingan sepak bola yang luar biasa antara dua tim fantastis yang sangat ingin bermain sepak bola menyerang," lanjut Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Intensitas pertandingan tersebut diakui Eberl sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ia saksikan secara langsung.
"Dua tim yang memberikan semua yang mereka miliki," kata Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Eberl pun meyakini atmosfer di kandang sendiri akan membantu timnya mencapai hasil maksimal untuk melangkah ke babak final.
"Saya sendiri belum pernah melihat banyak pertandingan sepak bola pada level seperti itu dengan kualitas setinggi itu," simpul Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Merespons pertanyaan jurnalis mengenai kondisi fisik pemain yang tampak terkuras, Eberl dengan sinis menegaskan bahwa semangat juang tim masih sangat membara.
"Sejalan dengan itu, saya sangat menantikan pertandingan leg kedua," kata Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Eberl menyoroti momen ketika Bayern bangkit dari skor 5-2 menjadi 5-4 sebagai bukti nyata bahwa timnya tidak menyerah begitu saja kepada dominasi lawan.
"Kosong?" tanya Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich dengan nada sinis.
Ia menegaskan bahwa timnya tidak memberikan jalan mudah bagi PSG untuk melaju ke partai puncak di Budapest tanpa perlawanan yang berarti.
"Kami tertinggal 5-2 dan sekarang 5-4. [Kami tidak] hanya membiarkan PSG melenggang dan melakukan tos dengan mereka setelah kedudukan 5-2 seolah-olah mereka sudah menuju [Final] di Budapest," tegas Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Karakter pantang menyerah tersebut dianggap sebagai modal utama Bayern Munich untuk membalikkan keadaan pada pertemuan berikutnya.
"Ketika seseorang bangkit kembali dalam situasi seperti itu, itu adalah sesuatu yang sangat istimewa," lanjut Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Eberl menutup pernyataannya dengan memberikan peringatan kepada lawan bahwa Allianz Arena akan menjadi benteng yang sulit ditaklukkan.
"Itu menunjukkan karakter tim ini. Tidak diragukan lagi kami akan membutuhkan [karakter seperti itu] di pertandingan leg kedua," kata Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Target Bayern Munich kini sudah jelas, yakni menghapus defisit gol dan meraih tiket menuju babak final Liga Champions.
"Kami tertinggal satu gol," simpul Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
Eberl meyakini dukungan penuh pendukung Bayern akan menjadi faktor penentu dalam meraih kemenangan krusial minggu depan.
"Kami tahu apa yang harus kami lakukan. Allianz Arena juga merupakan benteng pertahanan dan kami bisa mendapatkan giliran untuk merayakannya [minggu depan]," pungkas Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern Munich.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·