Meksiko Hadapi Australia dalam Laga Uji Coba Piala Dunia 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Tim nasional Meksiko akan bertanding melawan Australia dalam laga persahabatan internasional di Stadion Rose Bowl, Pasadena, California, Amerika Serikat, pada Sabtu, 30 Mei 2026 waktu setempat. Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi kedua tim untuk mematangkan strategi dan menguji kedalaman skuad menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.

Dilansir dari Fox Sports, pertandingan ini merupakan audisi terakhir bagi para pemain Australia sebelum pelatih Tony Popovic mengumumkan skuad final berisi 26 pemain pada hari Senin. Sebanyak 30 pemain saat ini masih bertahan di pemusatan latihan Socceroos yang sebelumnya berlangsung di Florida sebelum bergeser ke California.

Meksiko yang dilatih oleh Javier Aguirre mengantongi modal positif setelah belum terkalahkan sepanjang tahun 2026 dengan catatan empat kemenangan dari enam laga. Di sisi lain, Australia juga datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih dua kemenangan beruntun baru-baru ini, termasuk kemenangan telak 5-1 atas Curacao.

Pertandingan ini diperkirakan akan dihadiri oleh lebih dari 75.000 penonton yang mayoritas mendukung Meksiko. Bek Australia, Harry Souttar, menegaskan bahwa atmosfer riuh dari para pendukung lawan justru menjadi persiapan yang sempurna bagi timnya.

"Playing Mexico a couple of years ago we knew how the atmosphere was, and how loud it was, and it's going to be very much the same tomorrow night," ujar Harry Souttar, bek tim nasional Australia.

Souttar yang baru kembali bermain setelah pulih dari cedera panjang menyambut baik tantangan atmosfer di Pasadena sebelum mereka menghadapi tim tuan rumah lain, Amerika Serikat, di Seattle pada laga fase grup mendatang.

"It gives us a great kind of knowledge going into the tournament, especially with our second game against the States, what it's going to be like against the home crowd," kata Harry Souttar, bek tim nasional Australia.

Pemain berusia 27 tahun tersebut menambahkan bahwa fokus utama tim adalah menerapkan rencana permainan yang sudah dilatih selama beberapa pekan terakhir.

"So it's going to be one that's going to benefit us, and it's going to be a great game," tutur Harry Souttar, bek tim nasional Australia.

Pihaknya menyadari kualitas yang dimiliki oleh skuad Meksiko serta tekanan yang bisa dihadirkan oleh para suporter lawan.

"Obviously we know they're a good team, with a home crowd there can be that little bit of pressure, but can be an advantage as well," ucap Harry Souttar, bek tim nasional Australia.

Souttar menegaskan komitmen tim untuk membungkam keheningan stadion dengan performa yang disiplin.

"From our point of view, we've just got to play our game, what we've been working with the last three, four weeks working on our game plan, and trying to quiet the crowd," sebut Harry Souttar, bek tim nasional Australia.

Souttar mengaku sangat senang bisa kembali membela tim nasional setelah absen sejak November 2024 akibat cedera parah pada tendon Achilles.

"Obviously, long time out, but one that I've worked so hard to get back to," ungkap Harry Souttar, bek tim nasional Australia.

Ia termotivasi untuk pulih demi kesempatan tampil di turnamen akbar antarnegara tersebut.

"Like four years ago (in Qatar), it made it a little bit easier knowing that I've got this kind of carrot at the end of it," kata Harry Souttar, bek tim nasional Australia.

Pelatih kepala Australia, Tony Popovic, mengapresiasi kembalinya Souttar ke dalam tim dan menyebutnya sebagai bagian penting dari rencana taktis yang ia miliki.

"This stadium is so special and the fans tomorrow and the opponent will make it feel so, so real and so close to the World Cup," kata Tony Popovic, pelatih tim nasional Australia.

Popovic juga merasa terhormat bisa bertanding di stadion bersejarah tersebut dan ingin menunjukkan kualitas tim asuhannya.

"So we're honoured to be here, and we want to show how good we are tomorrow," ujar Tony Popovic, pelatih tim nasional Australia.

Mengenai situasi Cristian Volpato yang memutuskan untuk membela Australia setelah sebelumnya berniat memperkuat Italia, Popovic menyatakan ada proses yang harus dilalui terlebih dahulu sebelum sang pemain bisa diturunkan.

"Once he made a decision that he wants to represent Australia, well, now there’s a decision that we have to make," tutur Tony Popovic, pelatih tim nasional Australia.

Pihaknya harus mempertimbangkan seberapa cepat proses administrasi tersebut dapat diselesaikan demi kepentingan tim.

"Do we go through the process? How quick can that process be? Is it worth doing now? Putting everything together, we've come to the conclusion that we'll take that process further," ucap Tony Popovic, pelatih tim nasional Australia.

Popovic mengonfirmasi bahwa penyerang Sassuolo tersebut sudah memenuhi syarat kelayakan untuk masuk ke dalam susunan pemain uji coba ini.

"Fortunately, that's all been ticked off. He's actually eligible to play tomorrow, which he may. He may sit on the bench and come on," kata Tony Popovic, pelatih tim nasional Australia.

Terkait kondisi fisik Harry Souttar selama sesi pemusatan latihan, Popovic melihat perkembangan yang sangat positif dalam beberapa hari terakhir.

"We've really seen the last probably three or four days Harry at a really, really good level, and I'm sure he will show really good signs tomorrow in the match," sebut Tony Popovic, pelatih tim nasional Australia.

Ia mengaku sangat gembira melihat Souttar bisa melewati seluruh tahapan pemulihan cedera dengan baik.

"So I'm delighted that he's gone through those steps, and I feel as though we're getting the Harry back that I remember back 15 months ago, where I only had him for basically one camp," ungkap Tony Popovic, pelatih tim nasional Australia.

Sementara itu, pelatih kepala Meksiko, Javier Aguirre, memberikan pandangannya melalui seorang penerjemah mengenai keuntungan bermain di depan mayoritas pendukung sendiri.

"There will definitely be a Mexican majority, but it's a good test for both," kata Javier Aguirre, pelatih tim nasional Meksiko.