Menag Resmikan Kurikulum IB MAN IC Serpong

Sedang Trending 16 jam yang lalu

Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan MAN Insan Cendekia (IC) Serpong di Tangerang Selatan, Jumat (22/5/2026), sebagai madrasah yang menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB). Peresmian ini disertai dengan instruksi agar madrasah tersebut membagikan formula kesuksesannya kepada lembaga pendidikan sejenis lainnya.

Penerapan sistem pembelajaran internasional tersebut menandai babak baru bagi MAN IC Serpong. Dilansir dari Detikcom, acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Kepala Staf Kepresidenan RI Dudung Abdurachman, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno, dan Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan.

Dalam pidato sambutannya, Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menjaga kerendahan hati di tengah pencapaian prestasi akademik yang tinggi. Ia mengingatkan agar seluruh elemen madrasah tidak menjadi jemawa atas status baru ini.

"Kita sekalipun berprestasi jangan sombong, jangan bangga, jangan menepuk dada. Sebab ciri-ciri orang pintar itu tidak pernah menepuk dada," kata Menteri Agama (Menag) Nasaruddin dalam pidatona.

Kepala Kemenag juga mengutarakan keprihatinannya terhadap fenomena penurunan moral seiring dengan peningkatan kecerdasan intelektual. Ia menegaskan bahwa karakter buruk tersebut tidak memiliki ruang di masa depan Indonesia.

"Banyak sekali orang pintar, tapi makin pintar makin kurang ajar. Itu nggak ada tempatnya di Indonesia di masa depan," sebutnya.

Lebih lanjut, Nasaruddin melarang adanya sikap menutup diri atau merahasiakan metode keberhasilan antarsesama madrasah. Kerja sama dan transparansi ilmu antar-MAN IC menjadi hal yang diwajibkannya.

"Saya minta kepada sesama madrasah jangan ada rahasia perusahaan. IC, Insan Cendekia ini jangan sampai nanti merahasiakan kesuksesannya kepada IC yang lain," kata dia.

Nasaruddin menutup arahannya dengan menyampaikan sebuah landasan filosofis mengenai keterbukaan dalam ilmu pengetahuan. Menurutnya, kerelaan membagikan pengetahuan akan mendatangkan wawasan yang lebih luas.

"Falsafah kita semakin kita buka kepada orang lain, semakin langit memberikan ilmu baru bagi kita semua," tambahnya.