Pemerintah daerah di sejumlah wilayah bersama UNICEF memperkuat sektor pendidikan anak usia dini melalui peningkatan literasi lokal dan penguatan karakter pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia.
Perayaan yang berlangsung meriah di Papua, Nusa Tenggara Timur, hingga Natuna pada pertengahan Mei 2026 ini menekankan pentingnya peran strategis guru taman kanak-kanak sebagai fondasi utama pembangunan generasi penerus bangsa.
Di Kabupaten Jayapura, perayaan puncak yang dihadiri pengurus dari berbagai wilayah diisi dengan penyerahan potongan kue ulang tahun, unjuk bakat siswa, serta agenda Sosialisasi Penerapan Wajib Belajar 13 Tahun.
"PAUD adalah masa emas. Di sinilah pondasi karakter, kecerdasan, sikap sosial, dan nilai kehidupan dibentuk. Karena itu, peran guru TK tidak boleh dipandang sebelah mata," ujar Bunda PAUD Provinsi Papua, Ny. Rafatul Mulkiyah Fakhiri.
Ny. Rafatul Mulkiyah Fakhiri menambahkan bahwa guru taman kanak-kanak memegang tanggung jawab besar dalam memberikan teladan awal bagi perkembangan mental dan kepribadian anak-anak didik mereka.
"Tugas Bapak, Ibu guru jauh melampaui membaca, menulis, dan berhitung. Di tangan kalian, anak-anak belajar kasih sayang, disiplin, kemandirian, dan rasa percaya diri. Dedikasi ini adalah sumbangsih terbesar bagi kemajuan bangsa," tegas Ny. Rafatul Mulkiyah Fakhiri.
Pihaknya memandang bahwa setiap anak di daerah memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak pembangunan struktur sosial dan pemerintahan di masa depan.
"Mereka bukan anak biasa, melainkan bibit unggul generasi masa depan. Kelak merekalah yang akan menjadi pemimpin daerah, pelayan masyarakat, tokoh adat, hingga penggerak pembangunan di Tanah Papua," pungkas Ny. Rafatul Mulkiyah Fakhiri.
Pemerintah Kabupaten Jayapura turut menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi dan pengabdian panjang organisasi profesi tersebut dalam memajukan dunia pendidikan di wilayah Papua.
"Pengabdian Bapak/Ibu dalam membentuk karakter dan meletakkan dasar pendidikan generasi penerus adalah sumbangsih mulia bagi Papua. Semoga di usia ke- 76 ini, IGTKI – PGRI semakin kokoh mencetak anak-anak Papua yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap memajukan daerahnya," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.KP.
Sementara itu di Provinsi Nusa Tenggara Timur, perayaan HUT ke-76 IGTKI-PGRI di Kabupaten Sumba Barat diwarnai dengan peluncuran 20 judul Buku Cerita Tematik Berjenjang Dwibahasa hasil kolaborasi bersama UNICEF dan Balai Bahasa Provinsi NTT.
"Minat pada literasi sejak usia dini dimulai dengan membaca teks yang relevan dengan kehidupan mereka setiap hari," kata Education Officer UNICEF NTT, Robertus Raga Djone.
Langkah penguatan kompetensi guru juga berjalan di Kabupaten Natuna, di mana Bupati Natuna menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi para guru taman kanak-kanak untuk memperkuat sinergi sarana prasarana serta kualitas sumber daya manusia di ruang kerjanya.
8 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·