Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberi motivasi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti pendidikan dasar militer sebagai calon anggota komponen cadangan (Komcad), saat mengunjungi tempat pelatihan para ASN di Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta, Rabu.
Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Rabu, Sjafrie mengatakan seluruh ASN perlu memiliki mentalitas bela negara dan patriotisme yang tinggi.
Mentalitas itu, kata Sjafrie, perlu ditumbuhkan seluruh ASN agar mereka mampu bekerja dengan sungguh-sungguh di setiap instansinya demi kemajuan negara dan pelayanan masyarakat.
Baca juga: Pemerintah terus berupaya tambah anggota komcad
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan mentalitas tersebut yakni dengan mengikuti latihan dasar militer untuk menjadi anggota komcad.
"Komcad ini bukan untuk membentuk ASN menjadi militeristik, melainkan untuk menanamkan karakter kebangsaan yang kuat, disiplin, kekompakan, serta semangat pengabdian," kata Sjafrie seperti dikutip dalam siaran pers tersebut.
Tidak lupa Sjafrie juga mengingatkan kepada para peserta bahwa seluruh fasilitas, termasuk pelatihan yang dijalani, bersumber dari rakyat.
Oleh karena itu, dia mengatakan ASN dituntut untuk memberikan pengabdian terbaik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Baca juga: Kemenhan pastikan 1.773 ASN siap jalani pelatihan komcad
Dia berharap dengan adanya pelatihan ini, para ASN dapat menunjukkan kualitas diri sebagai ASN komcad yang disiplin, berintegritas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing.
Tercatat ada 280 peserta ASN dari 16 kementerian dan lembaga tengah mengikuti pendidikan tersebut.
Beberapa instansi itu di antaranya Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Koperasi, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Kehutanan.
Baca juga: Kemenhan pastikan ASN di daerah sudah mulai mengikuti program komcad
Pewarta: Walda Marison
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·