Menses Gus Ipul Dorong Pemda NTT Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Pemerintah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur didorong untuk segera mengusulkan lahan demi pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan sumber daya manusia menuju kemandirian ekonomi.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam acara dialog Kolaborasi Program Prioritas Presiden di Kupang, Minggu (31/5/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Saat ini, pembangunan Sekolah Rakyat permanen secara nasional sudah berjalan di 93 titik.

Target program ini menyasar ketersediaan satu fasilitas permanen di setiap kabupaten atau kota, sementara tingkat provinsi dapat memiliki dua hingga tiga gedung. Kementerian Pekerjaan Umum akan menjadi pihak yang membangun fasilitas tersebut berdasarkan gambar rancangan dari tim presiden.

"Untuk para Bupati, Wali Kota, Wakil Bupati, Wakil Wali Kota, target presiden satu kabupaten/kota memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat, (untuk) Provinsi bisa dua, bisa tiga, tergantung kondisi objektifnya," kata Gus Ipul.

Kemensos mencatat baru ada satu titik Sekolah Rakyat rintisan di Kabupaten Kupang yang nantinya akan dipindahkan ke lokasi permanen. Keberhasilan program rintisan ini dinilai terlihat dari penampilan percaya diri para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 19 Kupang saat menyambut rombongan menteri.

"Sekali lagi ini adalah persembahan Bapak Presiden untuk keluarga-keluarga yang selama ini belum terbawa oleh proses pembangunan. Saya ikut bangga tampilan anak-anakku tadi itu luar biasa, saya terima kasih," ujar Gus Ipul.

Selain proyek yang sedang berjalan, pemerintah pusat juga mencatat masih ada beberapa titik sarana pendidikan lain yang masuk dalam tahap pelelangan resmi.

"Mari Bapak-Ibu sekalian renungkan, bayangkan di kabupaten Bapak-Ibu sekalian ada gedung (Sekolah Rakyat) permanen dengan ilustrasi sebagai berikut, dimana ini gambarnya langsung oleh tim presiden dan yang membangun adalah Kementerian Pekerjaan Umum," jelas Gus Ipul.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan kesiapan penuh untuk memenuhi target penyediaan lahan di seluruh wilayah administrasi mereka. Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan komitmen daerahnya untuk mempercepat capaian target yang ditetapkan pusat.

"Kalian membuktikan kepada Pak Menteri bahwa NTT bisa. Dan ini mempercepat target dari Pak Menteri dan seluruh jajaran adalah NTT punya Sekolah Rakyat di 22 Kabupaten/Kota dan di Provinsinya dua," kata Melkiades.

Selain sektor pendidikan, pemerintah daerah setempat juga berkomitmen mendukung program prioritas pusat lainnya, termasuk pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Basis data ini akan menjadi acuan utama penyaluran bantuan sosial.

"Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, menjadi rujukan penting untuk menentukan berbagai pergerakan dari dukungan sosial bagi masyarakat, terutama yang miskin dan perlu dibantu," ujar Melkiades.