Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak tokoh masyarakat dan warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan yang berada di sekitar Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) atau panti asuhan untuk ikut serta memperkuat pengawasan layanan pada lembaga tersebut.
"Tidak hanya oleh pemerintah saja, tapi masyarakat sekitar panti harus ikut mengawasi," kata Mensos saat menerima audiensi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin.
Langkah tersebut akan diwujudkan melalui "Gerakan Peduli Panti Sosial Bermutu" yang mempertemukan pengelola LKS dengan perangkat lingkungan seperti RT dan RW guna memastikan transparansi serta kualitas pelayanan sosial.
Dia menjelaskan bahwa pelibatan warga sekitar bertujuan agar pengawasan terhadap panti asuhan menjadi lebih organik dan responsif.
Selain pengawasan, pertemuan tersebut nantinya akan digunakan sebagai momentum deklarasi untuk memotivasi 125 LKS di Makassar agar segera melengkapi akreditasi.
Kementerian Sosial menilai hal tersebut penting mengingat hingga saat ini tercatat baru 76 dari 125 LKS di Makassar yang telah terakreditasi.
Mensos mendorong sisa panti asuhan yang belum terakreditasi untuk segera melakukan standarisasi layanan agar sesuai dengan kaidah perlindungan sosial yang berlaku.
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·