Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengandalkan percepatan penyelesaian hambatan investasi melalui satgas debottlenecking guna mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029, Selasa (12/5/2026). Langkah strategis ini diambil karena belanja pemerintah hanya berkontribusi sekitar 10 persen terhadap ekonomi nasional.
Ketergantungan pada sektor swasta menjadi kunci utama dalam mencapai angka pertumbuhan yang ambisius tersebut. Dilansir dari Kompas.com melalui Money, pemerintah kini memfokuskan upaya pada perbaikan iklim investasi melalui kepastian hukum dan penyederhanaan hambatan usaha bagi para pemodal.
"Tanpa partisipasi signifikan dari sektor swasta, hampir mustahil untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, sementara target kita 8 persen pada tahun 2029," ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan dalam seminar internasional di Gedung Dhanapala, Jakarta.
Pembentukan satgas percepatan program pemerintah ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2026. Satuan tugas tersebut secara khusus menangani debottlenecking yang selama ini dinilai menghambat realisasi berbagai proyek investasi di tanah air.
Hingga saat ini, laporan yang masuk ke meja satgas tercatat mencapai 142 pengaduan dari investor dan pelaku usaha. Dari total laporan tersebut, 83 kasus sudah dibahas secara terbuka dan 45 kasus di antaranya telah berhasil diselesaikan oleh pemerintah.
"Saya mendengarkan langsung dari sektor swasta mengenai masalah yang mereka hadapi, lalu kami menyelesaikan masalah tersebut. Pada akhirnya kami juga akan memperbaiki regulasinya," kata Purbaya Yudhi Sadewa.
Komunikasi dua arah secara langsung dengan pelaku usaha diklaim menjadi keunggulan pendekatan baru ini. Pemerintah menyatakan mampu menuntaskan rata-rata satu hingga empat kasus hambatan investasi setiap minggunya melalui mekanisme yang lebih responsif.
Upaya menjaga kepercayaan investor juga dilakukan dengan memperkuat kebijakan investasi agar lebih transparan dan kredibel. Purbaya menekankan pentingnya mekanisme praktis dalam menghadirkan iklim usaha yang kompetitif bagi pasar global.
"Kendati demikian, upaya menghadirkan iklim usaha harus diperkuat melalui mekanisme yang lebih praktis dan transparan," ujar Purbaya Yudhi Sadewa.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·