Menteri Koperasi Beri Update Rekrutmen Manajer Kopdes ke Teddy

Sedang Trending 2 jam yang lalu

SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta pada Senin malam, 20 April 2026. Keduanya membahas perkembangan rekrutmen manajer Koperasi Desa Merah Putih.

Menurut keterangan Sekretariat Kabinet, Ferry menyampaikan update pembukaan lowongan nasional untuk 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih yang sedang berlangsung sejak 15 hingga 24 April.

"Rekrutmen tersebut bertujuan untuk memilih manajer yang akan mengelola unit koperasi desa yang nantinya akan memimpin pegawai koperasi lainnya yang berasal dari warga desa yang menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih," seperti tertulis dalam keterangan Sekretariat Kabinet, Selasa, 21 April 2026.

Setelah pendaftaran, para pelamar akan mengikuti seleksi. Peserta yang lolos bakal mendapat pelatihan manajerial dan perkoperasian selama sekitar dua bulan. "Untuk berikutnya akan resmi menjadi manajer koperasi yang bekerja dibawah koordinasi lintas kementerian/lembaga khususnya Kementerian Koperasi dan BUMN," tulis Sekretariat Kabinet.

Pemerintah memprediksi akan ada 800 ribu pekerja baru dari rekrutmen Koperasi Desa Merah Putih. Angka itu berasal dari asumsi bahwa ada 80 ribu koperasi yang akan dibangun secara bertahap, sementara 1 koperasi memiliki 1 manajer dan 10 pekerja.

Sekretariat Kabinet berharap perputaran ekonomi setiap desa semakin cepat dengan keberadaan Koperasi Desa Merah Putih. "Semakin cepat, tanpa perantara, dan terarah dengan harga jual yang menguntungkan bagi warga desa setempat."

Pemerintah secara resmi membuka lowongan untuk merekrut 30 ribu calon manajer koperasi desa merah putih pada Rabu, 15 April 2026. Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Zulkifli Hasan mengatakan rekrutmen dilakukan oleh panitia seleksi nasional secara gratis.

“Negara memanggil putra-putri terbaik untuk hadir di desa, kelurahan, dan kampung nelayan. Mari kawal bersama agar yang terpilih benar-benar SDM terbaik demi Indonesia maju,” kata Zulkifli, dikutip dari Antara.

Zulkifli menuturkan bahwa pemerintah akan melakukan seleksi secara transparan dan akuntabel. Sebanyak 30 ribu pelamar yang berhasil lolos seleksi akan bekerja di bawah naungan badan usaha milik negara PT Agrinas Pangan Nusantara, dengan skema perjanjian kerja waktu tertentu selama dua tahun.


Dian Rahma Fika Alnina berkontribusi dalam penulisan artikel ini