Jakarta (ANTARA) - Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID konsisten mengawal hilirisasi tembaga dan emas terintegrasi di Gresik, Jawa Timur, untuk mendorong substitusi impor, dan meningkatkan nilai tambah industri sebagai motor guna memperkuat kinerja ekonomi Indonesia.
"Langkah strategis ini merupakan bagian dari rangkaian besar Proyek Hilirisasi Danantara, sebuah program yang tidak hanya membangun kapasitas produksi, tetapi memperkuat fondasi industri strategis nasional secara menyeluruh, dari hulu ke hilir, dari bahan baku hingga produk akhir yang dibutuhkan bangsa," ujar Direktur Strategi Hilirisasi dan Ekosistem Mineral MIND ID Tedy Badrujaman dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.
Sebagai implementasi konkret, MIND ID melalui Freeport Indonesia sebagai pemasok katoda tembaga bersinergi dengan PINDAD Anggota DEFEND ID untuk mengoptimalkan tembaga dalam produksi brass mill dan brass cup di Gresik berkapasitas 10.000 ton per tahun.
Sinergi ini adalah bentuk dukungan sektor pertambangan untuk industri pertahanan Indonesia yang membutuhkan penguatan rantai pasok komponen amunisi.
Baca juga: Reforminer sebut permintaan tembaga akan meningkat akibat EBT dan EV
MIND ID selanjutnya akan mengembangkan fasilitas produksi batang tembaga dan kawat tembaga dengan kapasitas mencapai 300 KTPA, serta pipa tembaga dengan kapasitas 100 KTPA.
Ini sebagai tindak lanjut dalam mengoptimalkan katoda tembaga hasil produksi Freeport Indonesia untuk menjawab kebutuhan lanjutan dari industri manufaktur Indonesia.
Pada lini hilirisasi emas, MIND ID mendorong peningkatan kapasitas produksi logam mulia. Proyek ini akan mengoptimalkan produksi batangan emas dari pabrik pemurnian logam mulia Freeport Indonesia yang memanfaatkan bahan baku lumpur anoda dari proses pemurnian tembaga.
Fasilitas yang akan dibangun oleh ANTAM ini berkapasitas mencapai 30 ton per tahun atau 5 juta keping per tahun, dan nantinya menjawab kebutuhan investasi logam mulia masyarakat Indonesia.
Seluruh fasilitas ini akan dibangun pada Kawasan JIIPE Gresik Jawa Timur dengan konektivitas multimoda darat dan laut, logistik terintegrasi, dan layanan perizinan terpadu yang bersinergi bersama PELINDO.
Dalam acara Groundbreaking Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Kawasan JIIPE Gresik, Presiden Prabowo Subianto secara virtual menyampaikan di tengah kompetisi geopolitik internasional semakin banyak negara yang ingin mendominasi kekayaan sumber daya alam.
Dengan langkah strategis hilirisasi yang dijalankan ini, Indonesia berupaya menguasai kekayaan alam dan manfaatkannya untuk kepentingan bangsa.
Baca juga: BKPM sebut Toyota siap investasi industri timah-tembaga Rp1,6 triliun
Baca juga: PTFI optimalkan tata kelola smelter guna amankan aset mineral
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·