Model KDKMP Berbasis Syariah Dirintis di Semarang

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Inisiasi tersebut mendapat dukungan langsung dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat menghadiri Seminar Nasional dan Musyawarah Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di MG Setos Semarang, Sabtu, 9 Mei 2026.

Menurut Gus Yasin, kolaborasi antara MES Jateng dengan KDKMP Tambakrejo menjadi terobosan penting dalam pengembangan koperasi berbasis ekonomi syariah di Jawa Tengah.

“Ini menjadi langkah awal yang sangat baik. Saya berharap nantinya bukan hanya satu, tetapi tumbuh koperasi Merah Putih berbasis syariah lainnya di Jawa Tengah,” ujar Gus Yasin dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Minggu, 10 Mei 2026.

Ia mengatakan, model koperasi tersebut berpotensi menjadi pilot project di Jawa Tengah. Terlebih saat ini sudah ada lebih dari 8.000 KDKMP yang berdiri di berbagai daerah di Jateng.

Gus Yasin juga mendorong agar rintisan koperasi syariah tersebut mulai berjalan pada 2026 sebagai bagian dari persiapan tema pembangunan Jawa Tengah tahun 2027 yang berfokus pada wisata dan ekonomi syariah.

Ketua Umum MES Jateng Nyata Nugraha mengatakan, kolaborasi dengan KDKMP Tambakrejo menjadi yang pertama di Jawa Tengah dan diharapkan bisa menjadi contoh bagi kepengurusan MES di kabupaten/kota lainnya.

“MES Jawa Tengah siap mendampingi dan membantu program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menuju penguatan ekonomi syariah tahun 2027,” kata Nyata.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Masyarakat Ekonomi Syariah Ari Permana menegaskan pihaknya siap mendukung penuh pengembangan ekonomi syariah di Jawa Tengah.

“Kami di Jakarta siap 100 persen untuk membackup program ini,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gus Yasin juga meninjau sejumlah stan UMKM binaan MES Jateng yang memamerkan produk tenun troso, fashion, hingga kuliner lokal. rmol news logo article