Mounir El Allouchi Berduka Jelang Laga Playoff Willem II Melawan RKC

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Gelandang Willem II Mounir El Allouchi membawa kabar duka yang mengguncang internal klub menjelang pertandingan babak playoff melawan RKC Waalwijk pada Selasa (5/5/2026). Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak klub melalui pernyataan resmi staf kepelatihan pada Senin.

Pelatih Willem II, Fred Stegeman, memberikan keterangan kepada media terkait kondisi mental tim setelah menerima informasi tersebut. Dilansir dari Brabants Dagblad, seluruh elemen klub merasa terpukul dengan tragedi pribadi yang dialami sang pemain di tengah persiapan kompetisi.

"Dit is keihard aangekomen" ujar Mounir El Allouchi, Gelandang Willem II.

Penjelasan lebih lanjut mengenai dampak situasi ini terhadap keutuhan tim disampaikan oleh Fred Stegeman dalam sesi konferensi pers. Stegeman menegaskan bahwa dukungan penuh diberikan kepada pemain berusia 31 tahun tersebut selama masa sulit ini.

"Het nieuws is keihard aangekomen in de groep, in de hele club" kata Fred Stegeman, Pelatih Willem II.

Stegeman menambahkan bahwa dirinya terus menjalin komunikasi intensif dengan pemain yang baru bergabung musim ini tersebut. Ia mengaku sangat menghargai ketegaran yang ditunjukkan oleh El Allouchi di tengah musibah yang menimpanya.

"Het heeft heel veel impact. Mounir is één van ons. Ik heb dagelijks contact met hem, hij gaat er sterk mee om. Diep respect." ujar Fred Stegeman, Pelatih Willem II.

Meski sedang berduka, sang gelandang dikabarkan tetap memikirkan kepentingan tim. Stegeman mengungkapkan bahwa El Allouchi meminta rekan-rekannya untuk tetap menjaga konsentrasi penuh pada pertandingan krusial yang sudah di depan mata.

"Hij wil de ploeg dolgraag helpen waar mogelijk, hij wil dat we ons met z’n allen focussen op RKC. Dus dat gaan we ook doen" janji Fred Stegeman, Pelatih Willem II.

Pihak manajemen Willem II memberikan fleksibilitas penuh kepada El Allouchi terkait kehadirannya di lapangan. Klub memprioritaskan kesejahteraan keluarga pemain dan akan memantau perkembangan kondisinya dari hari ke hari tanpa memberikan tekanan untuk segera kembali.

"We zijn er voor Mounir en zijn familie. Hij heeft uiteraard alle vrijheid om te gaan en staan waar hij wil, zo lang als het nodig is. We bekijken per dag hoe het met hem is." pungkas Fred Stegeman, Pelatih Willem II.

Sejak didatangkan pada musim pertamanya di Tilburg, El Allouchi telah menjadi pilar penting bagi skuat Willem II. Pemain bernomor punggung 31 tersebut tercatat telah tampil dalam 32 pertandingan resmi sepanjang musim kompetisi berjalan.