Newcastle Jets menjamu Sydney FC di Stadion McDonald Jones pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, dalam pertandingan leg kedua semifinal Isuzu UTE A-League untuk memperebutkan tiket Grand Final.
Pertemuan krusial ini digelar setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Stadion Allianz pekan lalu, di mana pemenang laga ini akan menantang Adelaide United atau Auckland FC di partai puncak.
Jika skor tetap imbang setelah 90 menit, laga akan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu hingga adu penalti, mengingat Newcastle Jets merupakan juara musim reguler dengan 48 poin sedangkan Sydney FC finis di posisi kelima.
Pelatih Sydney FC, Patrick Kisnorbo, memberikan pembelaan terbuka bagi pelatih Newcastle Jets, Mark Milligan, yang sempat diragukan banyak pihak setelah menelan lima kekalahan dalam tujuh laga pembuka.
"Sangat menyenangkan melihat pelatih muda lainnya menerapkan kemampuannya," kata Patrick Kisnorbo, Pelatih Sydney FC.
Kisnorbo menambahkan kritik di awal musim sangat tidak adil bagi Milligan yang belum diberikan waktu cukup, namun sang rival berhasil membuktikan kualitasnya lewat konsistensi kerja keras.
"He’s done a great job…they’ve earned the right to be where they are." ujar Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Kisnorbo menilai keberhasilan Jets bangkit hingga menjadi juara Premiership merupakan pencapaian luar biasa yang sangat layak mendapatkan apresiasi tinggi dari semua pihak.
"What people here forget is, at the start it was difficult, people were writing him off, which for me is incredible because the coach [Milligan] hadn’t had any time." kata Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Meski memuji kebangkitan Newcastle Jets, pelatih berusia 45 tahun itu menegaskan skuadnya yang belum terkalahkan sejak ia menjabat tidak akan terpengaruh tekanan penonton di stadion.
"He’s shown through hard work, consistency and belief what he’s done." ujar Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Kisnorbo menyatakan atmosfer dari perkiraan 23.000 suporter lawan merupakan hal biasa dalam sepak bola dan meminta timnya fokus penuh pada permainan di lapangan.
"I don’t need to tell them about tomorrow," kata Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Punggawa Sky Blues diingatkan untuk melupakan hasil pekan lalu dan mereplikasi penampilan level tinggi demi memetik hasil positif di markas Newcastle Jets.
"They can’t rest on last week’s game, tomorrow’s game is a completely different game, and to be at a high level, you need to replicate performances like last week." ujar Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Eksperimen taktik dan pembelajaran berharga diperkirakan didapat oleh tim tamu setelah melakoni laga sengit melawan juara musim reguler ini.
"They’ll learn a lot from the game tomorrow. I’m sure they’ve learned a lot, going into it." kata Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Fokus penuh pada strategi permainan internal menjadi instruksi utama dari Kisnorbo agar target melaju ke final bisa direalisasikan oleh timnya.
"It’s outside noise, to be honest. Crowds will always be crowds, whether you’re at home, you’re away, that’s part of the game. We just got to focus more on the football instead of the occasion." ujar Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Skuad Sydney FC diminta mengabaikan faktor eksternal dan berkonsentrasi memamerkan performa terbaik demi meredam keunggulan transisi permainan yang dimiliki kubu tuan rumah.
"The main thing for us is to concentrate on ourselves and go up there and do what we have to do and perform at a high level." kata Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Terkait kondisi komposisi tim, tim pelatih masih menimbang keikutsertaan pemain sayap Joe Lolley yang sangat berhasrat tampil meski membutuhkan keputusan logis.
"It’s a balancing act," kata Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Pertimbangan matang bersama jajaran staf kepelatihan terus dilakukan hingga menjelang sepak mula pertandingan penentu tersebut dilaksanakan di stadion.
"You’ve got to be smart…we’ll think about it today, about what we’re gonna decide going into tomorrow." ujar Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Faktor emosional pemain dipahami oleh Kisnorbo, namun kondisi fisik serta realitas kebutuhan strategi tim tetap ditempatkan sebagai prioritas utama.
"Emotionally, probably yes [on whether Lolley could start]…if you ask the player, he'll probably always say that they’ll be able to start, because it’d be great." kata Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Keputusan objektif harus diambil secara dingin oleh tim pelatih untuk menentukan formasi sebelas pertama terbaik dalam menghadapi taktik Newcastle Jets.
"But, it’s [about] being realistic and knowing what’s best for the team." ujar Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Di sisi lain, pemain Sydney FC Al-Hassan Toure dipastikan absen dalam laga ini lantaran proses pemulihan cederanya dinilai belum rampung sepenuhnya.
"He won’t be ready this week. So, we have to keep ticking along. What will happen after tomorrow? I can’t tell you, but he’s traveling in a good way." kata Patrick Kisnorbo, Pelatih Kepala Sydney FC.
Di kubu tuan rumah, tiga pemain muda jebolan akademi Newcastle Jets yaitu Alex Nunes, Max Cooper, dan Will Dobson siap menghadapi ujian berat ini.
Dilansir dari jabaronline.com dan mediakompeten.co.id, kontribusi mereka sangat penting dalam membawa klub mengakhiri paceklik kegagalan fase gugur selama delapan musim terakhir.
"As a kid growing up in Newcastle, those are memories you never forget. The semi-final against Melbourne City was unreal, but the grand final (against Melbourne Victory) was probably the loudest I’ve ever heard McDonald Jones Stadium." kata Alex Nunes, Pemain Newcastle Jets.
Nunes mengingat betul bagaimana atmosfer luar biasa di Stadion McDonald Jones yang membakar semangatnya untuk menjadi bagian dari tim utama.
"As a young kid, those are the sort of moments that make you dream about one day pulling on the jersey yourself." cetus Alex Nunes, Pemain Newcastle Jets.
Gelandang berusia 19 tahun ini menunjukkan peningkatan performa signifikan di bawah asuhan Mark Milligan dengan tampil 12 kali musim ini.
"Pengalaman laga besar sangat membantu, terutama dalam mempelajari cara mengelola emosi dan intensitas ketika stadion penuh sesak," ujar Alex Nunes, Pemain Newcastle Jets.
Nunes merasa bekal pengalaman tersebut serta dukungan penonton dari tribun akan memberikan dampak positif yang besar bagi mental tim.
"Penonton memberikan energi dan kepercayaan diri, dan saya pikir sebagai sebuah kelompok kami telah menunjukkan bahwa kami bisa tampil maksimal di momen-momen tersebut," ujar Alex Nunes, Pemain Newcastle Jets.
Rekan setimnya, Will Dobson yang baru berusia 18 tahun, juga merasakan atmosfer luar biasa tersebut saat timnya bertanding.
"Atmosfernya sangat gila di kedua pertandingan, tiket terjual habis, sungguh luar biasa mengalaminya," kata Will Dobson, Pemain Newcastle Jets.
Dobson menjalani musim mengesankan bersama klub asal Belmont ini dengan mencatatkan 30 pertandingan, lima gol, dan tiga assist di semua kompetisi resmi.
"Bermain di depan kerumunan besar melawan Mariners sangat menakjubkan karena itu adalah laga derby dan kami mengangkat Premiers Plate, yang membuatnya terasa lebih istimewa," kata Will Dobson, Pemain Newcastle Jets.
Kesiapan menghadapi tekanan tinggi di fase semifinal ini juga dirasakan oleh Max Cooper saat timnya menang telak 4-0 atas Central Coast Mariners.
"Pengalaman itu luar biasa, (sebagai anak lokal) dan melihat begitu banyak penggemar mendukung kami mengangkat trofi premiership pertama kami, ditambah masuk sebagai pemain pengganti di derby di depan lebih dari 20.000 orang adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan," ujar Max Cooper, Pemain Newcastle Jets.
Atmosfer penuh emosi dari para pendukung tersebut juga diakui oleh Dobson sebagai momen yang sangat gila dan luar biasa.
"The atmosphere was crazy in both games, it was sold out which was awesome to experience." ujar Will Dobson, Pemain Newcastle Jets.
Bagi Dobson, pertandingan derbi melawan Mariners menjadi momen yang sangat istimewa dalam karier profesionalnya yang sedang menanjak musim ini.
"Playing in front of a huge crowd against the Mariners was amazing as it was a derby and we were lifting the Premiers Plate which made it extra special." ucap Will Dobson, Pemain Newcastle Jets.
Kesiapan mental bertanding di hadapan puluhan ribu suporter fanatik menjadi modal berharga bagi skuad muda asuhan Mark Milligan tersebut.
"Those big-game experiences help a lot, especially learning how to handle the emotion and intensity when it comes to a packed out stadium." tambah Alex Nunes, Pemain Newcastle Jets.
Dukungan penuh dari publik tuan rumah diyakini bakal menjadi suntikan energi tambahan bagi tim untuk meraih kemenangan krusial.
"The crowd gives you energy and confidence, and I think as a group we’ve shown we can thrive in those moments." pungkas Alex Nunes, Pemain Newcastle Jets.
Sementara itu, gelandang serang Newcastle Jets, Eli Adams, yang sedang impresif dengan membukukan empat gol dari tiga laga terakhir mengaku menikmati performanya.
"I think I’m just in a phase where I’m really enjoying myself," kata Adams, Gelandang Serang Newcastle Jets.
Pemain muda berusia 22 tahun tersebut memaparkan bahwa pelatih Mark Milligan terus memotivasi seluruh skuad mengenai urgensi fase gugur Isuzu UTE A-League.
"Millsy (Mark Milligan), the boss, has certainly expressed how special these circumstances are… contesting the play-offs." ujar Adams, Gelandang Serang Newcastle Jets.
41 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·