Penyerang Santos Neymar terlibat pertengkaran dengan wasit keempat akibat kekeliruan prosedur pergantian pemain saat menghadapi Coritiba dalam lanjutan Liga Brasil pada Minggu (17/5/2026) malam WIB, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Pertandingan yang berlangsung di Neo Quimica Arena tersebut berakhir dengan kekalahan telak Santos atas tim tamu lewat skor 0-3.
Neymar diturunkan sebagai starter sejak menit pertama karena ambisinya untuk memberikan impresi positif sebelum Timnas Brasil merilis daftar skuad resmi untuk Piala Dunia 2026.
Ketegangan mulai terjadi di pinggir lapangan pada menit ke-65 ketika mantan pemain bintang Barcelona tersebut melakukan protes keras terhadap ofisial pertandingan.
Insiden dipicu saat Robinho Jr bersiap masuk menggantikan Gonzalo Escobar, namun wasit keempat justru mengangkat papan nomor punggung 10 milik Neymar yang tengah mendapat perawatan cedera betis.
Pemain berusia 34 tahun itu menolak keputusan tersebut dan berniat kembali ke area lapangan, tetapi tindakannya justru direspons wasit dengan hukuman kartu kuning.
Guna membuktikan kesalahan petugas, Neymar merebut slip resmi pergantian pemain milik Santos lalu menunjukkannya langsung ke arah sorotan kamera televisi di tepi lapangan.
Kendati kertas tersebut membuktikan bahwa Escobar yang seharusnya ditarik keluar, Neymar tetap dipaksa menyudahi laga dan menyerahkan ban kapten kepada Escobar sambil mengarahkan jarinya ke ofisial.
Pihak manajemen Santos langsung memberikan respons resmi dan menegaskan adanya kelalaian fatal dari jajaran perangkat pertandingan yang bertugas malam itu.
"Wasit keempat salah dalam pergantian pemain. Hal ini dikonfirmasi oleh liputan televisi dan catatan yang digunakan oleh para petugas selama pergantian pemain. Sebuah kesalahan yang tidak dapat dijelaskan dan tak dikoreksi," tulis Santos di akun media sosial X.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·