Papua Tengah andalkan Sekolah Sepanjang Hari tingkatkan kualitas SDM

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Nabire (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengandalkan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) sebagai strategi utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi anak-anak di wilayah pedalaman.

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa di Nabire, Selasa, mengatakan SSH merupakan sekolah berpola asrama, di mana peserta didik tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan bergizi, fasilitas kebersihan, hingga perlengkapan mandi.

“Kita dorong SSH dapat diterapkan di seluruh kabupaten di Papua Tengah karena program ini dirancang untuk menjawab tantangan akses pendidikan terutama di wilayah pedalaman,” katanya.

Ia mengatakan, Pemprov Papua Tengah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk membangun SSH di Kabupaten Puncak sebagai percontohan dan hasilnya sangat memuaskan.

Selain itu, pemerintah kabupaten lain juga didorong untuk membangun satu SSH tambahan melalui dukungan dana otonomi khusus (otsus) dari APBD kabupaten, sehingga setiap kabupaten memiliki dua sekolah dengan konsep serupa.

“Gubernur biayai satu, bupati biayai satu, jadi setiap kabupaten ada dua sekolah SSH,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur: SSH solusi pendidikan inklusif di Papua Tengah

Meki menambahkan, program SSH juga menjadi pendekatan alternatif dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di daerah yang masih menghadapi penolakan.

“Di daerah gunung banyak yang menolak MBG, sehingga kita kemas dalam bentuk SSH agar bisa diterima dan dirasakan langsung oleh anak-anak,” katanya.

Ia menekankan bahwa pembangunan sektor pendidikan menjadi kunci dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua Tengah.

Data pemerintah provinsi menunjukkan IPM Papua Tengah pada 2025 meningkat dari 60,25 poin menjadi 60,64 poin atau naik sebesar 0,39 poin.

“Tidak ada di dunia ini orang yang hebat kalau tidak sekolah. Oleh karena itu, kita pastikan anak-anak Papua Tengah bisa mendapatkan pendidikan yang layak, terutama di kampung-kampung,” ujar Meki Nawipa.

Baca juga: Pemprov Papua Tengah gratiskan biaya sekolah 24.481 siswa SMA/SMK

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap melalui program SSH, akses pendidikan semakin merata sekaligus mampu mencetak generasi yang sehat, terdidik, dan berdaya saing di masa depan.

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.