Parma menjamu Pisa dalam pertandingan pekan ke-34 Serie A di Stadion Ennio Tardini pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 15.00 waktu setempat. Tuan rumah membidik tiga poin tambahan untuk memastikan keselamatan matematis dari ancaman degradasi musim ini.
Pelatih Parma, Carlos Cuesta, menurunkan Pellegrino sejak menit awal, sementara Valenti memulai laga dari bangku cadangan. Dilansir dari gazzettadiparma.it, susunan pemain Parma terdiri dari Suzuki, Ndiaye, Troilo, Circati, Keita, Valeri, Nicolussi Caviglia, Bernabe, Delprato, Strefezza, dan Pellegrino.
Pisa yang dilatih Oscar Hiljemark datang dengan kondisi kritis di dasar klasemen dengan 18 poin, terpaut 10 angka dari zona aman. Tim tamu harus merombak komposisi akibat badai cedera yang menimpa pilar utama, termasuk Rafiu Durosinmi, sebagaimana dilaporkan vtrend.it.
Pada awal babak pertama, kiper Parma, Zion Suzuki, melakukan penyelamatan krusial dengan menepis tendangan jarak dekat Vural pada menit ke-6. Parma memberikan tekanan balik melalui aksi individu Keita pada menit ke-9 yang melepaskan tembakan rendah namun berhasil diamankan kiper Pisa, Semper.
Di sisi lain, dunia perwasitan Italia sedang diguncang kabar mengenai Gianluca Rocchi. Designatore Serie A dan B tersebut resmi diselidiki oleh Kejaksaan Milan atas dugaan keterlibatan dalam penipuan olahraga terkait tekanan pada ruang VAR di Lissone, menurut laporan diretta.it.
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan besar lainnya, Massimiliano Allegri turut memberikan komentarnya mengenai situasi kompetisi saat ini.
"Si lavora 24/7, introduciamo il DNA Udinese con un rituale.." ujar Gokhan Inler, Direktur Teknis Udinese.
Narasi mengenai dedikasi kerja di balik layar juga disampaikan oleh Inler saat menceritakan pengalamannya dalam manajemen sepak bola profesional kepada Flashscore.
"Mi ispiro a Chiellini e tifo Juve, quanto manca l’Italia ai Mondiali" kata Chiarodia, Bek Borussia Monchengladbach.
Pemain muda Italia yang berkarier di Jerman tersebut mengungkapkan ambisinya di tengah berlangsungnya jadwal padat liga-liga Eropa pada akhir pekan ini.
"Commessi errori da matita rossa, ora si resetta" tegas Giampaolo, Pelatih Cremonese.
Pelatih tersebut memberikan evaluasi keras terhadap performa timnya yang tengah berjuang menghindari degradasi bersama Pisa di papan bawah klasemen.
"Non ci ho parlato e mi è dispiacciuto molto" ucap Antonio Conte, Pelatih Napoli.
Komentar tersebut dilontarkan Conte merujuk pada situasi internal timnya setelah Napoli berhasil meraih kemenangan telak atas Cremonese pada laga sebelumnya.
Pertandingan Parma melawan Pisa tetap berjalan dengan tensi tinggi di mana Canestrelli menerima kartu kuning pada menit ke-17 akibat pelanggaran terhadap Ndiaye. Hingga menit ke-15, skor masih bertahan imbang tanpa gol bagi kedua tim di Ennio Tardini.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·