New York City (ANTARA) - PBB menyambut baik gencatan senjata sepihak yang diumumkan oleh Ukraina, yang dimulai pada 5 Mei malam hingga 6 Mei, serta gencatan senjata oleh Federasi Rusia, yang akan berlangsung pada 8 hingga 9 Mei 2026.
Sekjen PBB berharap agar langkah-langkah tersebut dapat diimplementasikan dengan sukses. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB António Guterres juga kembali menyerukan gencatan senjata penuh, segera, tanpa syarat, dan berkelanjutan, yang mengarah pada perdamaian yang adil, komprehensif, dan berkesinambungan, sesuai dengan Piagam PBB, hukum internasional, dan resolusi-resolusi PBB yang relevan, kata kata juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam taklimat pers harian.
“Kami menyambut baik gencatan senjata sepihak yang diumumkan oleh Ukraina, yang dimulai pada 5 Mei malam hingga 6 Mei, serta gencatan senjata oleh Federasi Rusia, yang akan berlangsung pada 8 hingga 9 Mei," kata Dujarric.
Kementerian Pertahanan Rusia pada Senin (4/5) menyatakan gencatan senjata pada 8-9 Mei untuk memperingati Hari Kemenangan (Victory Day). Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Senin malam waktu setempat mengumumkan bahwa Ukraina akan memulai gencatan senjata dengan Rusia mulai Rabu (6/5).
Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·